Portal Berita Online
Ads Beras Haji

85 Ekor Tukik Dilepasliarkan di Raja Ampat

Dukung Gerakan Adopsi Tukik

0 13

RAJA AMPAT, KABARPANGAN.ID – Sebanyak 85 ekor tukik penyu dilepasliarkan di Pantai Warebar, Kampung Yenbekaki, Raja Ampat. Pelepasliaran tukik ini menandai dimulainya gerakan adopsi tukik yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Puluhan ekor tukik yang dilepasliarkan terdiri dari 80 ekor tukik penyu belimbing dan 5 ekor penyu lekang. Penyu tersebut sebelumnya telah diadopsi oleh para peserta kegiatan dengan cara memberikan biaya adopsi tukik sebesar Rp 5.000/ekor.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) Aryo Hanggono mengatakan, tujuan gerakan adopsi tukik ini adalah untuk memberdayakan masyarakat di masa pandemi Covid-19 sekaligus mengapresiasi masyarakat Kampung Yenbekaki karena secara aktif telah melakukan pelestarian dan perlindungan penyu di wilayahnya.

“Gerakan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Kampung Yenbekaki untuk terus melestarikan penyu dan dapat juga dimanfaatkan untuk promosi wisata berbasis konservasi dengan melibatkan wisatawan ke depannya,” katanya dalam keterangannya, Rabu (19/8).

Ads Air Haji

Senada dengan Dirjen PRL, Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Wilayah Ikram M Sangadji menyampaikan, pengembangan wisata berbasis konservasi seperti ini perlu didukung karena selain dapat melestarikan biota dilindungi yaitu penyu, juga dapat memberikan pendapatan lebih untuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Pengembangan wisata berbasis konservasi ini sangat positif dan perlu didukung sepenuhnya oleh pemerintah karena kegiatan pelestarian penyu akan berjalan lebih efektif jika kita mampu melibatkan masyarakat lokal sekaligus memberikan dampak positif bagi mereka dengan meningkatkan pendapatan masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” katanya.

Ikram menyebutkan bahwa di Kampung Yenbekaki sendiri sudah cukup lama melaksanakan program konservasi terhadap spesies penyu yang bekerjasama dengan LSM lokal. Program konservasi penyu yang dilakukan berupa penangkaran telur penyu secara sederhana oleh Kelompok Konservasi Penyu Belimbing “KUMEP” Kampung Yenbekaki.

Dikatakannya, beberapa jenis penyu yang naik dan bertelur di Pantai Warebar Kampung Yenbekaki antara lain Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricate), Penyu Hijau (Chelonia mydas), dan Penyu Tempayan (Caretta caretta) yang merupakan lima dari enam jenis penyu yang ada di Indonesia. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.