Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Atasi Masalah Modal, BNI Bantu Petani Babel

0 10

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan krisis kesehatan, sosial, ekonomi dan bahkan pangan. Kondisi ini berpotensi terjadi kelangkaan pangan di awal masa pandemi pada bulan April lalu.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan sejumlah upaya bagaimana produksi pertanian tetap terjaga di tengah pandemi virus corona.

Adapun yang dilakukan Kementan, salah satunya menggandeng perbankan, BNI, yakni melalui program yang fokus pada pembentukan lumbung pangan.

BNI memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara masif di Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka. Selain itu, bank pelat merah itu juga melakukan pendampingan, pelatihan, dan pengembangan sektor pertanian.

Dengan kerjasama ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap sektor pertanian dapat tumbuh sehingga bisa berkontribusi terhadap ekspor di masa corona.

Ads Air Haji

“Bunganya murah, syaratnya mudah, juga pembayarannya melalui skema sederha. Jadi, KUR dapat meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (12/8).

Direktur Utama BNI Herry Sidharta menyebutkan, BNI telah menyalurkan dana KUR sebesar Rp 20,9 miliar kepada 168 debitur di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

“Secara nasional mencapai Rp 2,73 triliun untuk 86.992 debitur sejak Januari hingga 31 Juli 2020,” katanya.

Dia menegaskan, pihaknya selalu mendukung sektor pertanian di mana untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, dan mendorong perekonomian nasional

“Kita mendukung sektor pertanian, salah satunya percepatan penyaluran KUR di sektor pertanian,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.