Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Babel Didorong Tingkatkan Populasi Sapi Potong

Integrasi Sawit dan Sapi

0 13

BABEL, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk meningkatkan populasi hewan sapi potong, melalui integrasi dengan sawit, sebagai pakannya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Babel, pada Minggu (26/7), Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen PKH Kementan) Makmun, menyampai dalam upaya meningkatkan populasi sapi secara nasional memang perlu dilakukan pengembangan usaha integrasi sawit sapi. Karena pada umumnya populasi sapi terkendala oleh keterbatasan lahan untuk sumber pakannya.

Nah, integrasi sawit sapi, menurutnya kendala tersebut bisa diminimalisir karena sudah tersedia sumber pakan berupa pelepah sawit, hijauan antar tanaman, dan bungkil sawit. Selain itu, Sumber Daya Manusia (SDM) pengelolanya juga sudah ada, yaitu masing-masing petani pemilik kebun sawit.

“Harapannya bisa lebih efisien dan efektif karena biaya operasional kebun sawit dapat ditekan dari sisi penggunaan pupuk dan herbisida. Selain itu, bisa juga menurunkan emisi gas yang selama ini menjadi isu global tentang kerusakan lingkungan,” ujarnya

Ads Air Haji

Dalam kesempatan itu dia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Babel. Pasalnya, di Babel sudah ditetapkan Peraturan Gubernur Nomor 43 Tahun 2019 tentang usaha Integrasi Sawit Sapi yang mewajibkan pemilik Perkebunan Sawit untuk memelihara sapi 10 persen dari total luasan lahan sawit yang dimiliki.

Dari total luas perkebunan sawit Provinsi Bangka Belitung yang mencapai 275.131 Ha, 27,5 ribu hektar (ha) di antaranya dapat digunakan untuk usaha pengembangan sapi potong sebanyak 13,7 ribu ekor. Khusus di Kabupaten Bangka Tengah, dari total luas areal kebun sawit 23.102 ha dengan penggunaan lahan sawit 10 persen untuk integrasi sapi, maka jumlah sapi yang dapat dikembangkan adalah 1.155 ekor.

Makmun menjelaskan, untuk mengimplementasikan kegiatan integrasi sawit sapi ini, perlu dilakukan penguatan berupa penyiapan infrastruktur, sarana prasarana dan pendampingan kelompok serta fasilitasi akses pembiayaan. Baik dari sumber dana pemerintah (sharing pembiayaan antara APBN dan APBD), swasta, maupun perbankan (KUR).

Diketahui, dalam upaya peningkatan populasi sapi potong untuk kebutuhan konsumsi masyarakat, Kabupaten Bangka Tengah terus mengikuti program arahan Ditjen PKH. Hasilnya, dari jumlah populasi sapi potong Provinsi Bangka Belitung sebanyak 14.247 ekor, 5.129 ekor di antaranya adalah populasi sapi potong di Kabupaten Bangka Tengah. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.