Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Balitbangtan Konsisten Kawal Produksi dan Produk Buah Berkualitas Tinggi

0 11

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) konsisten untuk terus mengawal produksi dan penyediaan produk buah nusantara yang berkualitas melalui kegiatan penelitian.

“Balitbangtan akan terus menerus mengawal produksi dan penyediaan produk buah nusantara yang berkualitas tinggi melalui kegiatan penelitian, agar produk buah nusantara memiliki nilai tambah dan kompetitif untuk pasar domestik dan internasional,” ujar Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufry dalam keterangannya, Kamis (10/9).

Lebih jauh dia mengatakan, salah satu subsektor yang memiliki dukungan cukup signifikan terhadap sektor pertanian adalah hortikultura. Subsektor hortikultura berpotensi besar untuk dikembangkan.

“Apalagi dengan didukung sumber daya manusia yang potensial maka pembangunan industri buah nusantara dapat lebih ditingkatkan,” ucapnya.

Kepala Pusat Litbang Hortikultura Balitbangtan Muhammad Taufiq Ratule menambahkan, Indonesia memiliki beberapa komoditas yang sangat bersaing paling tidak dalam negeri. Namun produksi yang tidak kontinyu dan biaya produksinya produksi yang tinggi menjadi kendala untuk meningkatkan daya saing.

Ads Air Haji

“Secara komparatif hortikultura kita unggul. Kita harus meningkatkan produksi dan daya saing paling tidak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Untuk itu peran inovasi sangat penting dan harus ditingkatkan,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Balitbangtan memiliki berbagai inovasi seperti varietas, perbenihan, teknologi budidaya, pascapanen, off season dan lain-lain yang sudah banyak diimplementasikan. Berbagai varietas unggul Balitbangtan telah dilepas seperti manggis, pepaya, pisang, mangga, salak dan lain-lain.

Sementara Kepala Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika) Balitbangtan Ellina Mansyah mengatakan, agribisnis buah tropika dibagi menjadi tiga sektor yaitu sektor produksi yang meliputi perbenihan, varietas dan teknologi budidaya, sektor pemasaran, serta sektor penunjang lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Martin Minar Widjaya dari CV Java Fresh Indonesia memaparkan berbagai tips pemasaran buah tropika. Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar karena konsumsi buah di Indonesia mencapai 6,6 juta ton atau setara Rp 150 triliun. Konsumsi buah terbesar adalah pisang (17 persen), apel 10 persen, jeruk 8 persen, mangga 8 persen, rambutan 6 persen, dan buah-buahan lainnya.

Sementara itu, Dede Herdiansyah Head of Commercial TaniHub memaparkan bahwa terbentuknya TaniHub adalah untuk membantu petani menjual produk langsung kepada konsumen. Penjualan produk melalui aplikasi TaniHub, secara tidak langsung telah memotong jalur distribusi yang panjang dan berbiaya tinggi. (mh/kp)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.