Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Barantan dan Tujuh Universitas Implementasikan Pertanian Modern

0 10

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) dan tujuh universitas wilayah timur sepakat untuk memperkuat sistem perkarantinaan pertanian. Selain itu, juga akan mengimplementasikan pertanian yang modern, penguatan laboratorium dan peningkatan kompetensi SDM dikedua belah pihak.

Hal itu seperti yang disampaikan Kepala Barantan Ali Jamil usai melakukan penandatanganan kerjasama dengan ketujuh perguruan tinggi secara virtual di Jakarta, yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Jumat (28/8).

Lebih lanjut Jamil menyebutkan pelaksanaan tindakan karantina dalam kegiatan ekspor dan impor perlu didukung dan didasari oleh justifikasi ilmiah yang bersumber dari lembaga-lembaga riset diantaranya perguruan tinggi.

Ads Air Haji

Penguatan justifikasii ilmiah juga digunakan untuk pelaksanaan perkarantinaan dalam rangka perlindungan sumber daya alam hayati seperti IAS (Invasive Alien Species) dan SDG (Sumber Daya Genetik).

“Era sekarang ini kebijakan tarif tidak lagi populer sehingga kebijakan teknis sanitari dan fitosanitari menjadi penentu dalam ekspor produk pertanian. Untuk itu Barantan yang bertugas menjamin pemenuhan persyaratan SPS negara tujuan ini berperan sangat strategis,” ujarnya.

Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu yang hadir sebagai salah satu dari tujuh perguruan tinggi menyampaikan kesediaannya untuk turut mendukung harapan Mentan SYL terkait pengembangan inovasi di bidang biosensor.

“Kami siap berkolaborasi pak menteri baik dengan Barantan dan Balitbangtan, terlebih di wilayah timur ini kaya akan sumber daya alam hayati yang harus dilindungi,” tukasnya. (mh/kp)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.