Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Benih Bermutu Hasilkan Produk Daya Saing di Dunia

0 13

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan benih bermutu untuk menghasilkan komoditas hortikultura yang berkualitas sekaligus dapat bernilai ekonomi tinggi.

Selain benih yang unggul, dukungan lahan yang subur juga ikut andil dalam menghasilkan komoditas holtikultura yang kualitas tinggi.

Misalnya di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), di Provinsi Sumatera Utara. Wilayah ini 48 persen berada pada ketinggian 1.0001500 mdpl. Topografi yang sedemikian rupa, jika dikelola dengan baik menyimpan potensi yang besar untuk pengembangan pertanian khususnya hortikultura.

Dengan elevasi di atas 100 mdpl, beraneka ragam komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dapat dikembangkan seperti bawang putih, kentang, bawang merah, kol, jeruk keprok, serta komoditas sayuran lainnya.

Karenanya, baru-baru ini Kementan mencanangkan pengembangan kawasan lumbung pangan (Food Estate) berbasis komoditas hortikultura di Kabupaten Humbahas.

Ads Air Haji

Konsep pengembangan pangan tersebut dilakukan secara terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir di dalam satu kawasan.

Sebagai tahap awal akan difokuskan pada pengembangan tiga komoditas yaitu bawang merah, bawang putih dan kentang.

Terkait bawang putih, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, ketiga komoditas tersebut mengandung nilai ekonomis tinggi dan prospektif untuk dikembangkan.

“Bawang putih itu harganya mahal, kentang itu harganya mahal, bawang merah itu harganya juga mahal. Dengan lahan yang kualitasnya bagus, kualitas hasil produksinya juga bagus. Oleh karena itu intervensi yang dilakukan di sana adalah dengan teknologi tinggi,” ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

Direktur Perbenihan Hortikultura Sukarman menambahkan, pengembangan kawasan Food Estate di Kabupaten Humbahas, membuka peluang tumbuhnya industri perbenihan hortikultura.

“Saya berharap dapat diberdayakan produsen benih di wilayah tersebut maupun sekitarnya. Secara bertahap benih yang dibutuhkan untuk kawasan tersebut tidak didatangkan dari luar namun dapat dipenuhi oleh produsen benih yang ada di kawasan maupun sekitar kawasan,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.