Portal Berita Online

Briket Arang Kelapa Laku Keras di Pasar Eropa Timur

0 10

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Karantina Pertanian Bangkalan selama masa pandemi telah mengeskpor briket arang senilai Rp 2,7 miliar ke tiga negara, yakni Rusia, Ukraina dan Moldova.

Kepala Karantina Pertanian Bangkalan Agus Mugiyanto mengatakan, briket arang tempurung kelapa atau choconut charcoal merupakan produk olahan dari pohon kelapa. Potensi ekspor ini dikembangkan sehingga dapat meningkatkan nilai dari tempurung kelapa.

“Pengembangan produk kelapa ini dilakukan untuk memberi nilai tambah langsung ke petani dan memperluas akses pasarnya sampai menembus pasar ekspor negara-negara eropa,” jelas Agus dalam keterangannya, Senin (10/8).

Indonesia sebagai negara produsen kelapa terbesar didunia membuka pangsa pasar produk turunannya. Pohon kelapa menghasilkan buah berbentuk bulat dan terdapat cairan dan daging buah di dalamnya untuk dikonsumsi langsung.

Sedangkan tempurung kelapa yang seringkali dibuang dan merupakan limbah, dapat dimanfaatkan menjadi komoditas yang bernilai tinggi. Hal ini membuat PT PCC yang berlokasi di Sumenep Madura mengolah tempurung kelapa menjadi komoditas ekspor yang diterima di Eropa. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.