Portal Berita Online

Bupati Barru Gelar Panen di Kawasan Korporasi Benih Padi

0 10

BARRU, KABARPANGAN.ID – Panen padi perdana dilakukan di kawasan korporasi benih padi di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Selasa (18/8). Panen varietas Inpari 30 dilakukan di lahan seluas 7 hektar (ha), dengan hasil ubinan rata-rata 4,7 ton per ha.

Panen padi dihadiri oleh bupati Barru beserta jajaran, Kementerian Pertanian (Kementan) serta Kelompok Tani Syukur II setempat.

Kegiatan tersebut bertajuk “Pengembangan Petani Produsen Benih Padi Berbasis Korporasi Petani”, bertujuan meningkatkan kapasitas petani menghasilkan benih bermutu mulai hulu sampai hilir untuk mendukung perbenihan nasional secara mandiri, berkelanjutan serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Bupati Barru H Suardi Saleh, sangat gembira karena Kabupaten Barru mendapatkan alokasi kegiatan korporasi benih padi. Pasalnya program ini sangat nyata memberikan hasil pada peningkatan kualitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani.

“Kabupaten Barru mempunyai potensi lahan untuk dikembangkan cukup besar jika ditingkatkan IP nya menjadi tanam 2-3 kali setahun,” tuturnya.

Dia berharap, dengan dikelola melalui korporasi, maka posisi petani akan semakin kuat, sehingga akan ada kepastian pasar dan jaminan harga.

Kesempatan yang sama, Kasubdit Pengembangan Varietas Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Andi Muhammad Saleh, menyampaikan bahwa sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, terus mendorong peningkatan produksi padi melalui Pengembangan Petani Produsen Benih Berbasis Korporasi untuk mensejahterakan petani.

“Bapak menteri juga mengapresiasi kerja keras petani, di mana pertumbuhan pertanian saat ini meningkat sebesar 16 persen,” sebutnya.

Andi menjelaskan, keuntungan Korporasi benih ini di antaranya hasil panen calon benih sudah langsung dibeli oleh mitra. Kemudian hasil benihnya nantinya digunakan untuk pemenuhan program benih insitu secara mandiri.

“Kesulitan dan keterlambatan benih teratasi sehingga terjaminnya ketersedian benih secara cepat, di samping itu bangga benih hasil produksi petani sendiri,” ucapnya.

Perwakilan Dinas Pertanian Barru Sueb menambahkan, hasil calon benih seluruhnya dibeli oleh mitra PT Pertani. Selanjutnya akan diproses menjadi benih.

“Serta benihnya akan dicanangkan untuk program ketersediaan benih insitu,” terang Sueb.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan, benih bermutu sebagai salah satu pengungkit dan mampu menggenjot produksi. Kata dia, Kementan memfasilitasi bantuan untuk petani berupa sarana produksi benih, pupuk dan pestisida sebagai stimulus.

“Petani juga bisa mengakses permodalan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan,” pungkasnya.(mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.