Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Dongkrak Produksi Dalam Negeri, Kementan Dorong Kota Tomohon Tingkatkan Produksi Jagung

0 11

TOMOHON, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk meningkatkan produksi dalam negeri, terutama jagung.

Sejalan dengan itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, akan terus mengoptimalkan lahan atau kebun guna membangun ketahanan pangan maupun perekonomian masyarakat di tengah dampak pandemi Covid-19.

“Warga harus memanfaatkan lahan atau kebun untuk menanam tanaman yang bermanfaat. Dan ini akan sangat bermanfaat untuk ketahanan pangan maupun perekonomian di masa ini,” ujarnya usai melakukan tanam jagung di perkebunan Wawo Kota Tomohon, pada Senin (27/7).

Turut hadir mendampingi Sekretaris Provinsi Sulut Edwin, Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Provinsi Sulut Wenny Lumentut, Anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut, Anggota DPRD Kota Tomohon Fraksi PDIP, Caroll Senduk dan Jonny Runtuwene, Noldy Lengkong.

Olly menambahkan, pemerintah terus berupaya menangani wabah Covid-19. Namun pemerintah juga terus melakukan upaya penguatan ekonomi kerakyatan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodom sehingga dalam penanaman ini menyerahkan bantuan benih pertanian dan bantuan pupuk jagung kepada petani Tomohon.

Ads Air Haji

“Langkah-langkah penanganan Covid-19 tetap dilakukan pemerintah, namun begitu upaya-upaya penguatan ekonomi kerakyatan juga harus berlangsung sebagai mana amanat pak Presiden Joko Widodo dalam era new normal,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah (Distanakda) Sulut Wowiling mengatakan, Gubernur Olly dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (OD-SK) memiliki program ‘Marijo Ka Kobong’. Program ini dilakukan untuk upaya mendorong masyarakat untuk giat menanam. Sekaligus memaksimalkan fungsi lahan agar bisa menghasilkan komoditas pertanian yang bisa dikonsumsi masyarakat.

“Untuk program ‘Marijo Ba Kobong’ ini akan dilakukan di sejumlah kabupaten kota yang ada di Sulut dan akan dilakukan secara bertahap,” ucap Wowiling.

Terpisah, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengatakan, sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kementan berkomitmen untuk menyediakan pangan 267 juta jiwa rakyat Indonesia secara mandiri.

“Kementan mendukung penuh upaya Gubernur Sulut yang selalu mengoptimalkan lahan untuk peningkatan produksi pangan, salah satunya jagung dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Suwandi menerangkan bahwa rata-rata produktivitas jagung lokal saat ini sekitar 6,4 ton per hektar. Kementan menargetkan produktivitas tersebut naik menjadi 8 hingga 9 ton per hektar dan kini Kementan memiliki banyak varietas yang potensinya 11 ton per hektar. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.