Portal Berita Online
Ads Beras Haji

DPR Sentil Pemerintah Hobinya Impor Gula

0 8

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Sungguh ironis Indonesia yang tadinya di zaman Belanda menjadi salah satu pengekspor terbesar di dunia, tetapi sejak Indonesia sampai sekarang ini malah jadi importir gula terbesar.
Oleh karena itu, anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid menyarankan, pemerintah harus mempunyai target katahanan pangan terutama di bidang komoditi gula.

“Secara historis Indonesia pada zaman Belanda menjadi salah satu penghasil dan eksportir gula terbesar di dunia. Tapi sejak Indonesia merdeka malah jadi importir gula terbesar. Impor gula kita saat ini mencapai 4,2 juta ton per tahun dari kebutuhan sekitar 6,3 juta ton,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (29/7).

Ads Air Haji

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menambahkan, 3,3 juta ton adalah gula konsumsi langsung masyarakat, sisanya 3 juta ton adalah untuk gula industri makanan dan minuman. Dalam konteks ketahanan pangan nasional maka impor yang terlalu besar itu sangat berbahaya.

“Dari sisi ekonomi, praktek impor akan menggerus cadangan devisa negara, kita ingin surplus transaksi berjalan dan perdagangan di non migas, tapi pada sisi lain malah hobinya melakukan impor dan tidak melakukan penataan di hulu maupun dalam negerinya. Menurut saya soal impor gula ini sudah lampu merah,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.