Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Ekspor Benih Florikultura Meningkat di Musim Covid-19

0 3

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Permintaan komoditas hortikultura, terutama benih florikultura (tanaman hias) meningkat di musim pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari tingginya permohonan pengeluaran (ekspor) benih hortikulkura dan florikultura.

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan subsektor hortikultura berada di angka 0,86 persen pada kuartal II/2020. Meski rendah, hortikultura tetap andil dalam perekonomian nasional.

“Ekspor benih hortikultura tidak terlalu terpengaruh oleh Covid-19 ini. Saat ini hampir setiap hari ada saja usulan permohonan ekspor benih tanaman terutama florikultura,” ujar Direktur Perbenihan Hortikultura Kementan, Sukarman di Jakarta, Sabtu (29/8).

Ads Air Haji

Dia menyebutkan, benih florikultura yang diekspor di antaranya Bucephalandra, Anubias, Dracaena, Krokot, Ammania, Aponogeton, Carolina, Chrysanthemum, Bacopa, Cabomba, Blyxa, Keladi, Cryptocoryne, Ceratophyllum, Echinodorus, Saintpaulia, Cyperus, Egeria, Eriocaulo, Glossostigma, Eleocharis dan masih banyak jenis tanaman hias lainnya. Ekspornya ke berbagai negara di dunia terutama Jepang, Korea, China, Singapura, Hongkong, Jerman, Amerika Serikat dan United Kingdom.

“Total, sejak Januari – Juli 2020 terdapat 24,33 juta benih yang kami berikan surat izin pengeluaran benih tanaman hias. Padahal hingga terhitung Mei lalu, baru mencapai 13,42 juta benih tanaman. Artinya terdapat kenaikan hampir dua kali lipat pada periode Juni – Juli 2020,” tuturnya.

Dengan demikian, angka ekspor yang besar menunjukkan bisnis florikultura sangat terbuka dan potensial untuk dikembangkan. Berbagai lapisan masyarakat menyukai aneka florikultura baik untuk penghias wilayah outdoor dan indoor.

“Ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang perbenihan. Peningkatan kualitas serta terjaminnya kontinuitas benih bermutu sangat perlu dilakukan,” pungkasnya. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.