Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Ekspor Pati Sagu Pasca Covid-19 Akan Meningkat

0 11

BOGOR, KABARPANGAN.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkirakan pasca pandemi Covid-19 permintaan ekspor akan mengalami peningkatan. Salah satunya, produk pati sagu sebagai bahan pangan.

Inspektur Jenderal/Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Srie Agustina mengatakan, tahun ini, pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global diprediksi oleh banyak lembaga akan turun lebih dalam dari tahun-tahun sebelumnya.

“Namun ada peluang ekspor produk pati karena adanya peningkatan permintaan dunia, peningkatan ekspor selama pandemi, tren digitalisasi dan adanya upaya diversifikasi bahan pangan,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (25/7).

Terpisah, Dewan Guru Besar IPB University Prof Dr Evy Damayanthi menjabarkan, pengembangan industri hili sagu selain menargetkan kepada kuantitas dan kualitas juga perlu untuk mengedepankan keterpaduan dan keberlanjutan.

Ads Air Haji

Dia meyakini, jika didukung ketersediaan infrastruktur yang dibutuhkan seperti jalan dan transportasi, konektivitas logistik, kanal, pelabuhan ekspor impor dan bongkar muat, energi listrik dan jaringan komunikasi yang disediakan oleh pemerintah dan insentif yang menarik, maka dapat perusahaan modern dan berskala besar akan bergairah untuk memproduksi sagu.

“Sehingga industri sagu bisa bertambah maju dan ditambah dengan penguatan peran Bulog dalam industri sagu. Insentif menarik itu seperti keringanan pajak, subsidi, perizinan terpadu untuk proses investasi yang lebih mudah,” paparnya dalam video daring, pekan ini.

Sementara dosen IPB University dari Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIN) Fakultas Teknologi Pertanian Dr Titi Candra Sunarti mengatakan pati sagu merupakan bahan pangan lokal dengan potensi yang sangat besar, dengan karakteristik yang sesuai sebagai bahan pangan, bahan baku industri dan bahan baku pati termodifikasi.

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman menyarankan, untuk diversifikasi sagu perlu melakukan eksplorasi yang lebih lanjut sehingga produk sagu akan dicari masyarakat lokal maupun manca negara.

“Selain itu, perlu juga program bersama antara A, B, dan G yaitu kalangan Academician, business, dan government baik pemerintahan pusat maupun daerah,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.