Portal Berita Online

Food Estate Kalteng Ditargetkan 5 Ton per Hektar

0 14

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Food estate di Kalimantan Tengah akan mulai digunakan untuk musim tanam pada bulan Oktober 2020. Produksi ditargetkan dapat naik hingga 5 ton per hekatar (ha) dari rata-rata saat ini sekitar 2 ton per ha.

Food Estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan di suatu kawasan.

Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) Kementerian Pertanian (Kementan) Husnain mengungkapkan, ada enam kementerian dan lembaga dalam proyek tersebut. Khusus Kementan, bertanggung jawab pada penyediaan sarana produksi pertanian.

Seperti misalnya penyediaan pupuk, benih, alat dan mesin pertanian, hingga pengaturan sistem tanam dengan paket teknologi yang sudah disiapkan.

“Paket teknologi yang kita siapkan inshaallah bisa menghasilkan 5 ton per hektare. Lahan yang dipakai juga sudah jadi sawah dan rutin berproduksi dua kali setahun,” kata Husnain dalam video daring, Kamis (6/8).

Sementara untuk pasca panen, perusahaan yang menjadi off taker atau penyerap akan dikoordinasikan oleh BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). RNI bakal menjadi BUMN yang memimpin untuk pengolahan beras hingga pada tahap pemasaran.

Lanjut dia, tantangan lebih berat pada tahap pengembangan kedua yang akan dimulai pada tahun depan. Direncanakan pada 2021-2023 pemerintah bakal fokus untuk perluasan food estate seluas 118.268 ha.
“Dengan begitu, total food area food estate dalam empat tahun ke depan mencapai sekitar 148 ribu hektar,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.