Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Gawat! 400 Hektar Lahan Pertanian di Yogyakarta Beralih Fungsi

0 8

YOGYAKARTA, KABARPANGAN.ID – Akselerasi pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memangkas luas lahan pertanian sangat dalam, yakni sekitar 400 hektar (ha). Kini, lahan pertanian di wilayah ini hanya tersisa sekitar 104 ribu ha.

Kondisi tersebut membuat gelisah Wakil Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Syam Arjayanti. Dia meminta rancangan peraturan daerah untuk secepatnya disahkan sehingga alih fungsi lahan dapat dikendalikan.

“Kami mendesak rancangan peraturan daerah segera disahakan untuk mengendalikan laju alih fungsi lahan pertanian. Regulasi ini juga bisa membuat petani menjadi lebih sejahtera karena mereka tidak harus menjual lahan,” katanya, Sabtu (5/9).

Alih fungsi lahan, lanjut dia, beralih kepemilikan di luar penduduk asli Yogyakarta. Lahan sebagian besar dibikin perumahan. “Banyak yang buat untuk perumahan,” ucapnya.

Ads Air Haji

Alih fungsi lahan juga terjadi di Sumatera Selatan. Sekretaris Daerah Nasrun Umar mencatat, pada pada 2017 luas lahan mencapai 621,9 ribu ha. Namun, pada 2019 susut menjadi 470 ribu ha.

Sementara Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menggerakkan petani di wilayahnya untuk menghidupkan kembali lahan tidur.

Pihak Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan menolak praktik alih fungsi lahan pertanian. Sebab alih fungsi lahan menjadi ancaman serius buat sektor pertanian. Oleh sebab itu, Kementan mendukung langkah-langkah yang diambil pemerintah daerah (pemda) untuk mencegah alih fungsi lahan.

Mentan menerangkan, regulasi mengenai peran pemda untuk menangani alih fungsi lahan telah diatur dalam Undang-undang Nomor 41 tahun 2009 tentang Penerapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) di daerah.

“Kementerian Pertanian dengan tegas menolak praktik alih fungsi lahan. Oleh karena itu, kita mendukung pemerintah daerah untuk mengambil sikap tegas. Ada regulasi yang mengaturnya, yaitu Undang-undang Nomor 41 tahun 2009 tentang Penerapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B),” tukasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.