Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Harga Telur Terkerek Naik, Peternak: Produksi Cukup Kok

0 8

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Peternak yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) menyampaikan, di tengah terkereknya harga telur ayam ras, produksi telur ayam dari peternak dalam kondisi normal alias cukup.

Sekretaris Jenderal Pinsar Leopold Halim mengatakan, telur ayam dari peternak saat ini dihargai rata-rata Rp 22.500 per kilogram (kg). Sebelumnya, pada April hingga Juni harga telur ayam anjlok menyentuh Rp 14.500 per kg.

“(Peternak telur ayam) Menjelang bulan Ramadan kemarin harga telur hancur. Sesudah Lebaran harga sudah mulai bagus. Dalam dua Minggu terakhir ini harganya cukup bagus,” ujarnya, kemarin (24/7).

Lanjut dia, kondisi saat ini adalah masa pemulihan bagi peternak yang sebelumnya mengalami kerugian besar-besaran. Diketahui, adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah membuat permintaan telur turun drastis.

Ads Air Haji

Terpisah, Kepala Distribusi Cadangan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Inti Pertiwi mengatakan, terkait kenaikan harga telur saat ini, bahwa pihaknya sejak bulan Juni kemarin telah melakukan upaya untuk menstabilkan harga telur ayam, salah satunya dengan melakukan operasi pasar.

“Operasi pasar dilakukan melalui pasar Mitra Tani. Pada bulan Juli ini kita akan lakukan operasi pasar,” pungkasnya.

Melansir data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) rata-rata nasional harga telur saat ini sebesar Rp 26.450 per kg.

Harga tersebut masih tinggi dari acuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 7 tahun 2020 tentang Harga Acuan Penjualan di tingkat Petani dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen, harga telur ayam negeri/ras di tingkat konsumen adalah Rp 24 ribu per kg. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.