Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Indeks Ketahanan Pangan Tahun ini Turun, Ini Tiga Faktor Penyebabnya

0 9

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Pengamat pertanian sekaligus Guru Besar IPB University Dwi Andreas Sentosa memperkirakan rendahnya daya beli masyarakat berdampak pada penurunan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) pada tahun ini.

Pelemahan daya beli diketahui akibat hantaman pandemi Covid-19 yang hampir tujuh bulan melanda di Indonesia. Akibatnya, banyak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga angka pengangguran dan kemiskinan menjadi bertambah.

Dengan kondisi ini, Dwi Andreas memperkirakan IKP hingga akhir 2020 lebih rendah dibanding dengan IKP pada 2019 yang sebesar 62,2 persen.

“Indeks Ketahanan Pangan pada tahun ini akan terjun di angka 50. Bahkan akan berlanjut pada tahun 2021,” katanya dalam webimar bertajuk ”Resesi Ekonomi dan Pengaruhnya Terhadap Ketahanan Pangan”, yang digagas PATAKA, pada Kamis (17/9).

Ads Air Haji

Disebutkan ada tiga faktor yang menyebabkan IKP menjadi turun. Pertama, penurunan produktivitas padi yang terhadi setiap tahun sehingga berpengaruh terhadap pasokan beras.

Kedua, kapasitas masyarakat untuk mengakses pangan mengalami penurunan. Ketiga, karena kapasitas masyarakat turun, berdampak pada kualitas pangan yang menurun.

“Sehingga agregat dari tiga faktor tersebut yang membuat Indeks Ketahanan Pangan juga ikut turun,” jelasnya.

Sementara anggota Komisi IV DPR RI Mindo Sianipar mengatakan, akibat pandemi Covid-19 angka pengguran di Tanah Air menyebabkan terjadi PHK besar-besaran. Sehingga, yang memiliki kampung halaman berbondong-bondong kembali ke asalnya. Nah, ini PR pemerintah daerah bagaiman bisa menyerap mereka, khususnya di sektor pertanian.

“Bantuan jangan disamakan seperti mengatasi banjir dengan memberikan berton-ton beras dan langsung habis. Akan tetapi bagaimana memanfaatkan dan optimalkan peras desa. Intinya, negara harus hadir dalam memberikan stimulus desa,” tukasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.