Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Industri Pakan Alami Zooplanton Lokal Digenjot

0 14

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) terus mendorong industri pakan alami untuk meningkatkan produksinya. Hal ini seiring peningkatan perikanan budidaya setiap tahunnya.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto mengatakan, pakan alami sangat dibutuhkan untuk level pembesaran maupun pembenihan ikan dan udang. Khusus untuk pembenihan, kebutuhan pakan alami yang menjadi esensial dan sangat diperlukan untuk menghasilkan benih yang baik dan berkualitas.

“Dalam webinar ini kita hadirkan para pakar untuk dapat berbagi ilmu berbudidaya pakan alami seperti Phronima, Artemia maupun Moina dengan harapan semakin banyak pelaku usaha budidaya khususnya pelaku usaha pembenihan yang dapat mengaplikasikan kegiatan budidaya pakan alami untuk meningkatkan margin pendapatannya” ujarnya saat membuka Webinar bertajuk “Zooplankton Potensial untuk Pakan Ikan dan Udang”, pada pekan ini.

“Dalam webinar ini kita hadirkan para pakar untuk dapat berbagi ilmu berbudidaya pakan alami seperti Phronima, Artemia maupun Moina dengan harapan semakin banyak pelaku usaha budidaya khususnya pelaku usaha pembenihan yang dapat mengaplikasikan kegiatan budidaya pakan alami untuk meningkatkan margin pendapatannya,” sambungnya.

Sebagai informasi, webinar ini turut dihadiri oleh akademisi, praktisi, peneliti, penggiat, penyuluh serta pelaku usaha bidang perikanan budidaya dengan total peserta kurang lebih mencapai 3.200 orang baik melalui aplikasi zoom atau live streaming melalui kanal YouTube Budidaya KKP.

“Meningkatnya kebutuhan akan pakan alami berbanding lurus dengan produksi perikanan budidaya yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Kebutuhan yang besar ini menjadi sebuah peluang yang harus dimaksimalkan oleh produsen dalam negeri untuk dapat membangun industri pakan alami agar dapat memenuhi kebutuhan tersebut” jelasnya.

Terkait pengembangan industri, kata Slamet, KKP telah menyiapkan lokasi di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur untuk dapat dibangun guna mewujudkan industrialisasi pakan alami dalam negeri. Dengan industrialisasi, diharapkan pakan alami dapat tersedia secara kontinyu dengan kuantitas dan kualitas yang terjaga.

Ads Air Haji

“Teknologi dan produksi pakan alami telah banyak dikuasai dan dikembangkan oleh anak bangsa, bahkan sudah ditemukan strain baru dari zooplankton yang dapat digunakan sebagai pakan ikan maupun udang. Oleh sebab itu, target kemandirian pakan alami yang tidak tergantung dari impor tidak mustahil untuk diwujudkan” ucapnya.

Dia berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada pelaku usaha perikanan budidaya untuk dapat masuk ke dalam industri pakan alami dalam negeri.
“Semoga dapat bermanfaat untuk peserta dan pengembangan akuakultur ke depan yang lebih jaya,” katanya.

Senada, Direktur Pakan dan Obat Ikan KKP Mimid Abdul Hamid menyampaikan, pakan alami mutlak diperlukan sebagai pondasi bagi ikan dan udang di masa awal kehidupannya untuk dapat tumbuh kuat.

“Beberapa kelebihan pakan alami di antaranya memiliki kandungan protein yang tinggi, mengandung asam lemak tidak jenuh, mengandung vitamin C dan mineral, serta di beberapa jenis pakan mengandung enzim dan pigmen yang bagus untuk ikan hias” beber Mimid.

Mimid juga menyoroti kebutuhan benih berkualitas yang meningkat seiring peningkatan produksi berimbas langsung kepada kebutuhan akan pakan alami. Dengan tingginya kebutuhan pakan alami tersebut, potensi pasar juga turut terkatrol naik.

“Sebagai contoh, untuk memenuhi kebutuhan produksi 550 ribu ton diperlukan benih sekitar 90 miliar ekor. Dari kebutuhan 90 miliar ekor benih tersebut apabila menggunakan pakan alami jenis artemia dibutuhkan sebanyak 450 ton, di mana produksi dalam negeri baru dapat memenuhi 50 persennya, sehingga potensi pasar masih sangat besar,” katanya.

Mimid menilai bahwa selain pangsa pasar, budidaya pakan alami di Indonesia memiliki beberapa keuntungan seperti dukungan iklim yang memadai serta potensi lahan yang baik, sehingga dapat dijadikan sebagai mata pencaharian alternatif bagi masyarakat.

“Kita harapkan penyelenggaraan webinar ini dapat memberikan pemahaman yang baik bagi masyarakat serta mendorong peningkatan industri pembenihan dan pakan alami di tanah air” pungkasnya. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.