Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Intensifikasi 1,8 Juta Hektar Lahan Sawah: Upaya Pemerintah Antisipasi Krisis Pangan

0 21

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Merespon prediksi Badan Pangan Dunia (FAO) bahwa akan terjadi krisis pangan global akibat Covid-19, termasuk di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan intensifikasi lahan pertanian seluas 1,8 juta hektar (ha)

Lahan pertanian seluas 1,8 juta ha tersebar di 3,2 juta ha kawasan transmigrasi. Ini sudah termasuk 45 ribu Ha lahan gambut transmigrasi di Dadahup Lamunti Kapuas, Kalimantan Tengah.

Ads Air Haji

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan, diharapkan program tersebut ketahanan pagan nasional pasca pandemi Covid-19 tetap aman. Program tersebut dilaksanakan oleh pemerintah, swasta, dan wadaya transmigran.

“Krisis pangan akan terjadi sesuai prediksi FAO. Di Indonesia pasti akan terjadi karena Covid-19, kita harus berupaya berdikari makanya sektor pertanian di genjot,” kata Mendes PDTT dalam video daring, belum lama ini.

Adapun intensifikasi produksi padi mencakup peningkatan mekanisasi pertanian, perbaikan irigasi terutama pintu-pintu air yang kurang berfungsi, perbaikan pemupukan dan penggunaan benih unggul padi, serta pengolahan pasca panen. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.