Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kampanye Sungai Bebas Setrum Ikan Digencarkan

0 12

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) menggencarkan sosialisasi menghentikan penangkapan ikan menggunakan penyetruman.

Selama ini, terdapat 13 desa di wilayah Banten, Cilacap dan Banten masih melakukan penangkapan ikan menggunakan setrum. Penangkapan ikan ini dapat merusak ekosistem perairan.

“Kampenye setop menangkap ikan dengan setrum telah kami lakukan sejak 14 Agustus. Pendekatan yang kami pilih adalah dengan turun langsung untuk menyosialisasikan kepada masyarakat,” kata Dirjen PSDKP, Tb Haeru Rahayu dalam keterangannya, Minggu (16/8).

Tebe demikian disapa, menjelaskan bahwa praktik penyetruman masih marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Ditjen PSDKP sendiri telah memetakan potensi kerawanan tersebut dan akan terus mendorong upaya tersebut kepada masyarakat agar tidak melakukan penangkapan ikan dengan setrum.

Ads Air Haji

“Lokasinya sebagian besar memang di perairan umum seperti sungai, waduk dan danau. Kami sudah identifikasi titik-titik tersebut,” ungkap Tebe.

Tebe juga menyampaikan bahwa Dirjen PSDKP menggandeng akademisi IPB, Dirjen perikanan budidaya, dinas kelautan dan perikanan, lanal dan polairud untuk terlibat dalam kegiatan kampanye tersebut.

“Kami libatkan pihak-pihak terkait juga”, ujarnya.

Terpisah, Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan, Matheus Eko Rudianto menyampaikan, praktik-praktik penyetruman di perairan umum ini banyak dilakukan oleh masyarakat kecil, sehingga perlu ada pendekatan khusus.
“Penangkapan ikan dapat merusak ekosistem karena ikan-ikan kecil (anakan) dan juga telur ikan ikut mati,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.