Portal Berita Online

Kementan Dorong Tanaman Hias di Musim Covid-19 untuk Meraup Devisa

0 95

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong masyarakat penggemar tanaman hias atau florikultura untuk melakukan ekspor, sehingga negara dapat pemasukan dari kegiatan ekspor.

Direktur Buah dan Florikultura Liferdi Lukman mengatakan, bahwa peluang usaha tanaman hias daun sangat menjanjikan.

“Saat ini tanaman hias daun sudah banyak diekspor ke negara Eropa, Kanada dan Amerika. Luas panen tanaman hias daun tahun 2019 mencapai 1.873.200 pot per pohon, dengan produksi 27.472.913 pot per pohon. Ini sangat berpotensi devisa,” ujar Liferdi di Jakarta, Sabtu (19/9).

Salah satu eksportir florikultura, CV Flora Berkah Abadi Riska mengatakan, untuk tanaman berdaun indah di ekspor sekitar 147 pohon per Minggu dan sudah di ekspor ke negara Eropa, Amerika, Kanada, Singapura, Hong Kong, Malaysia dan Thailand.

“Selama satu bulan, pengiriman ekspor dilakukan kurang lebih 10 kali. Harga setiap tanaman pun bervariasi dan yang paling mahal seharga USD 200,” ujar Riska.

Beberapa pedagang tanaman hias di kawasan Depok, mengakui ada peningkatan jumlah pengunjung dalam beberapa bulan terakhir.

“Lumayanlah. Orang yang datang belakangan ini memang makin banyak,” kata salah satu pedagang tanaman hias, Agus. Dia tak lupa mensyukuri perkembangan menarik dalam bisnisnya.

Berkebun tanaman hias memang termasuk tren gaya hidup naik turun. Ada kalanya orang kota tiba-tiba banyak mencari tanaman hias dan ada kalanya hanya segelintir orang saja.

Jenis tanaman hias yang menjadi buruan pun silih berganti. Dahulu Aglonema atau Sri Rejeki, sangat digandrungi.

Beberapa tanaman hias yang saat ini sedang banyak diburu oleh para kolektor selama pandemi yaitu Monstera, Philodendron, Hoya, Begonia, Aglaonema dan Calathea Black Lipstick. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.