Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kementan Gelar Operasi Pasar Kedelai Rp 8.500 per Kg

Kementan Gelar Operasi Pasar Kedelai Rp 8.500 per Kg

0 15

Jakarta, Kabarpangan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) dan Gabungan Koperasi Produsen Tempe Indonesia (Gakoptindo) melakukan operasi pasar kedelai guna menstabilkan pasokan dan harga kedelai dalam negeri dengan harga yang dipatok Rp 8.500 per kilogram (kg) khusus untuk para pengrajin tempe tahu.

“Gabungan pengusaha tempe tahu langsung bisa link untuk mendapatkan kedelai dengan harga terjangkau. Ini menjadi agenda SOS kita untuk pulihkan kondisi kedelai,” kata Syahrul di Kopti Semanan, Jakarta, Kamis (7/1).

Pasokan kedelai menggunakan pasokan impor yang dimiliki oleh para importir anggota Akindo. Menurut Syahrul, harga Rp 8.500 sudah memberikan margin bagi para importir dan akan meringankan beban para produsen tempe dan tahu.

Ads Air Haji

Rata-rata harga kedelai impor sebelumnya sudah melonjak dari Rp 6.000-Rp 7.000 per kilogram menjadi Rp 9.500 per kilogram. Dengan harga yang lebih rendah itu, diharapkan beban para pengrajin tempe tahu lebih ringan dalam proses produksi.

Syahrul mengklaim, secara pasokan, sejatinya tidak pernah dikeluhkan oleh para pengrajin. Menurutnya pengrajin hanya mengeluhkan harga kedelai yang kian naik sehingga memaksa produk tempe tahu juga harus mengalami kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Dengan kondisi harga sudah Rp 8.500, ini sudah ada margin yang cukup untuk bisa kita intervensi. Minimal pasokan kedelai tidak terganggu dan terima kasih importir kita dengan apa yang ada mereka memberikan respon yang cepat,” tukas Syahrul.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.