Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kementan Kawal Tanam Bawang Merah di Aceh

0 9

BANDA ACEH, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot produktivitas tanaman bawang merah. Salah satunya dengan mengendalikan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) terhadap bawang merah di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Langkah pengendalian yang dimaksud ditempuh melalui budidaya pertanian ramah lingkungan dan penerapan pengendalian hama terpadu dilakukan secara preventif dan kuratif yang dimulai dari pengaturan pola dan waktu tanam bertujuan untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit di suatu wilayah lahan tertentu.

Direktorat Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto menjelaskan, pengendalian OPT pada tanaman bawang merah melalui pergiliran antar tanaman yang tidak berasal dari satu family agar siklus hidup tidak berlanjut.

“Selanjutnya melalui pengendalian OPT ramah lingkungan. Dengan demikian, peran musuh alami seperti parasitoid, predator dan cendawan entomapatogen dapat ditekan,” terangnya.

Ads Air Haji

Direktur Perlindungan Hortikultura Sri Wijayanti Yusuf, dalam berbagai kesempatan juga merekomendasikan kepada seluruh petani untuk mengaplikasikan agens pengendali hayati, pestisida nabati, likat kuning, feromon dan penanaman refugia dalam pengendalian OPT. selain itu juga selalu melakukan monitoring pada pertanaman bawang merah.

“Dengan demikian serangan OPT dapat dikendalikan dan tidak sampai mengganggu produksi dan mutu produk bawang merah,” bebernya.

Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Aceh Iriana menyatakan, BPTPH memiliki fungsi dalam pengendalian serangan OPT dan antisipasi dampak perubahan iklim (DPI). Salah satunya dengan melaksanakan gerakan pengendalian OPT bawang merah di Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.

Semua pihak terutama instansi terkait di jajaran Pemkab Pidie sangat serius melakukan bimbingan ke para petani bawang merah, dan menganjurkan melakukan penanaman setiap tahunnya seraya konsisten menggunakan pupuk organik.

“Jika penanaman bawang merah dapat dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan serta konsisten menggunakan pupuk organik, tentunya ke depan masyarakat Pidie dapat mengkonsumsi bawang merah yang sehat tanpa terkontaminasi bahan kimia berbahaya,” pungkasnya. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.