Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kementan Percepat Cetak Wirausaha Muda Pertanian

0 15

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Menyongsong Indonesia Emas pada 2045 mendatang, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal di sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pun bertekad dengan bantuan pihak terkait akan mewujudkan tugas tersebut. Dia meyakini Indonesia bisa menyediakan pangan tingkat nasional, bahkan dunia.

Oleh karena itu, Kementan mempercepat lahirnya wirausaha muda pertanian khususnya di pedesaan menjalin kerjasama dengan Investing in Rural People (IFAD) meluncurkan program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).

Program YESS merupakan proyek percontohan pengembangan generasi muda dan regenerasi petani di pedesaan melalui penyediaan fasilitasi dan bimbingan kepada generasi muda untuk menjadi wirausaha atau tenaga kerja yang profesional di bidang pertanian.

Ads Air Haji

Program tersebut disinergikan dengan program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) Kementan yang melekat pada peran balai penyuluhan pertanian di kecamatan.

“Peran Kostratani sebagai pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat data, pusat pembelajaran, pusat jejaring dan kemitraan serta konsultasi agribisnis diharapkan mampu untuk meningkatkan minat generasi muda di pedesaan untuk terjun menekuni sektor pertanian hingga nantinya menjadi wirausaha-wirausaha muda pertanian yang sukses,” ujar Dedi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi dalam video daring, Kamis (6/8).

Di tempat yang sama, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) selaku Direktur Program YESS Idha Widi Arsanti mengatakan, bahwa program YESS diharapkan akan menjadi model untuk pengembangan kewirausahawan dan ketenagakerjaan generasi muda di sektor pertanian tak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara anggota IFAD.

“Oleh karena itu diperlukan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang baik dengan melakukan sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha serta lembaga sosial terkait,” katanya.
Hadirnya YESS, lanjut Santi, untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan untuk bertani, berbudidaya yang baik, cara memanen dan penangananan pasca panen yang baik.

“Juga perlu dibangun jejaring kemitraan dengan unit kerja Kementan lainnya seperti BPP, P4S, Badan Litbang Pertanian, Badan Karantina yang berada di lokasi program YESS,” tukasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.