Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kementan Perkuat Sistem Perkarantinaan

0 10

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) terus berupaya melakukan penguatan sistem perkarantinaan sejalan dengan pemberlakuan Udang-undang perkarantiaan yang baru. Aturan baru ini merespon perkembangan perdagangan dunia agar selain menjaga kelestarian SDA.

“Barantan Kementerian Pertanian juga dituntut untuk mampu berperan stratagis selaku fasilitator pertanian di perdagangan internasional,” ujar Kepala Barantan, Ali Jamil dalam keterangannya, Minggu (30/8).

Lanjut Ali Jamil, bahwa secara substansi hukum atau legal substance, tugas Barantan tidak lagi hanya menyangkut HPHK dan OPTK saja. Namun demikian memiliki tugas pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pangan serta pakan asal produk pertanian.

Ads Air Haji

“Dan, tentunya merespon kebijakan TBT dalam perdagangan dunia, kami juga turun ke lapangan langsung. Memberikan pendampingan pemenuhan persyaratan teknis SPS bagi pelaku usaha, layanan periksa di gudang pemilik atau inline inspection, membuka akses informasi dengan klinik ekspor dan yang utama adalah memperkuat sistem perkarantinaan di border agar produk pertanian ekspor kita diterima dan mampu bersaing di pasar global,” tutur Ali Jamil.

Sementara Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksyidayan Saragih mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) mencatat pada semester 1/2020 pertumbuhan ekspor pertanian Sulut mencapai 17,82 persen (yoy). Produk pertanian Sulut laris di 46 negara tujuan dengan 25 ragam komoditas pada masa pandemi.

“Selain jumlah yang berlimpah, kualitas yang baik dan telah memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari sebagai berpersyaratan teknis, sehingga laris,” tukasnya. (mh/kp)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.