Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kementan Targetkan Produksi Kedelai 500 Ribu Ton

0 20

Jakarta, Kabarpangan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi kedelai bisa mencapai 500 ribu ton dengan areal penanaman sebanyak 325 ribu hektare.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan,Suwandi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rencana penyediaan kedelai lokal lewat penanaman langsung untuk periode Januari-Juni 2021.

Tahap pertama, periode Januari-Maret 2021 akan dilakukan penanaman kedelai di lahan seluas 37 ribu hektar.

“Ini sebagian besar akan disiapkan untuk benih yang cukup untuk penanaman 18 ribu hektare dan ditanam mulai April-Juni,” kata Suwandi di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Suwandi mengatakan, persiapan benih itu akan membantu dalam periode penanaman kedelai secara lebih luas pada April hingga Juni 2020. Ditargetkan, total penanaman mencapai 325 ribu hektare. Kategori lahan untuk penanaman kedelai di antaranya lahan kering, lahan tadah hujan, lahan tumpang sari dengan jagung dan tebu, serta di perkebunan kelapa sawit yang baru berusia 4 tahun.

Ads Air Haji

Dengan tingkat produktivitas 1,5 ton per hektare, Suwandi mengklaim luasan tersebut bisa menghasilkan produksi sekitar 500 ribu ton. “Ini bisa masuk 500 ribu ton kedelai sampai September,” kata Suwandi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, ketersediaan anggaran dalam APBN untuk penanaman kedelai hanya bisa mencapai 125 ribu hektare. Adapun tambahan anggaran negara untuk penanaman kedelai masih dimungkinkan lewat langkah realokasi anggaran Kementan.

Oleh karena itu, pemerintah berupaya agar ada investasi dari swasta untuk ikut melakukan penanaman. Pengusaha maupun petani dapat memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk melakukan penanaman kedelai.

“Tahun lalu KUR untuk kedelai sekitar Rp 700 miliar, kita dorong lagi supaya meningkat dan mendukung ini,” kata dia.

Sebagai gambaran, rata-rata produksi kedelai nasional saat ini hanya sekitar 400 ribu ton. Kemampuan produksi itu baru sekitar 13 persen dari total kebutuhan kedelai untuk produksi tahu dan tempe sebanyak 3 juta ton per tahun.

Jika produksi bisa naik menjadi 500 ribu ton, setidaknya ada peningkatan sekitar 25 persen. Suwandi menuturkan, perlu adanya peningkatan produktivitas kedelai lokal dari yang saat ini sekitar 1,5 ton per hektare. Ia menuturkan, kunci peningkatan produktivitas adalah dengan menggunakan benih unggul. (mh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.