Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Konsumsi Ikan Rendah, Ini yang dilakukan KKP di Wonosobo dan Temanggung

0 70

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tidak henti-hentinya mendorong masyarakat untuk mengonsumsi ikan. Apalagi di masa pandemi Covid-19, bisa menjaga imunitas.

Kampanye Gemarikan kali ini berlangsung di Desa Gesing, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung dan Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, diharapkan masyarakat mengetahui akan pentingnya mengonsumsi ikan untuk kesehatan.

Selain itu, untuk mencegah stunting pada anak. Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang sedang dihadapi Indonesia.

“Pencegahan dan penurunan angka stunting tidak dapat hanya dilakukan oleh sektor kesehatan, tapi harus melibatkan lintas sektor, terutama dari pihak keluarga. Dan ikan merupakan salah satu asupan gizi yang kaya protein dan omega 3 yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah stunting dan untuk mencegah penularan Covid-19,” ujar Direktur Pemasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan, Machmud SP dalam keterangannya, Rabu (12/8).

Data Riset Kesehatan Nasional (Riskesdas) 2018 menunjukan adanya perbaikan pada status gizi balita di Indonesia. Proporsi stunting atau balita pendek karena kurang gizi kronik turun dari 37,2 persen pada 2013 menjadi 30,8 persen pada 2018. Demikian juga proporsi status gizi buruk dan gizi kurang dari 19,6 persen pada 2013 menjadi 17,7 persen pada 2018.

Ads Air Haji

Lanjut Machmud menjelaskan, target pertumbuhan konsumsi ikan nasional dari 2020 sampai 2024 sebesar 2,43 persen per tahun. Di mana konsumsi ikan per kapita 62,05 kilogram (kg) setara ikan utuh segar. Meski secara nasional Angka Konsumsi Ikan (AKI) terus meningkat, namun di tingkat provinsi maupun antar kabupaten/kota angkanya masih bervariasi.

“Misalnya AKI Kabupaten Temanggung sebesar 23,63 kg/kapita dan AKI Kabupaten Wonosobo 24,35 kg/kapita, di bawah capaian AKI Provinsi Jawa Tengah sebesar 30,64 kg/kapita dan nasional 50,69 Kg/kapita,” ucap Machmud.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo mengaku terus mengupayakan peningkatan AKI di wilayahnya. Dia optimistis bisa karena potensi sumber daya sektor perikanan melimpah di Kabupaten Wonosobo.

“Untuk itu perlu komitmen dan persepsi antar stakeholder agar bergerak bersama untuk peningkatan konsumsi ikan dan otomatis terjadi perbaikan stunting dan gizi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Panggah Susanto mendukung penuh Kampanye Gemarikan yang digalakkan KKP. Kampanye Gemarikan dapat mendorong masyarakat untuk mengonsumsi ikan setelah mengetahui begitu banyak manfaat yang terkandung di dalamnya.

“Makanan bergizi agak berefek pada peningkatan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terpapar virus corona. Apalagi Kabupaten Temanggung dan Wonosobo memiliki presentase prevalensi stunting sangat tinggi, sehingga acara ini sangat penting,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.