Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kopi Gayo Kurang Dilirik Pasar Luar Negeri

0 15

ACEH, KABARPANGAN.ID – Kopi Arabika Gayo dari Kabupaten Aceh Tengah terdampak pandemi Covid-19. Permintaan ekspor dari luar negeri mengalami penurunan, sehingga pasokan kopi menumpuk di gudang.

Ketua Asosiasi Produser Faritrade Indonesia (APFI) Armiadi mengatakan, sepinya permintaan ekspor Kopi Gayo lantaran akibat virus corona.

“Sehingga kopi menumpuk di gudang. Kopi tidak dibeli. Itu kondisi saat ini,” ujarnya di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, pekan ini.

Ads Air Haji

Kalaupun ada ekspor Kopi Gayo, kata dia, berkisar 10 hingga 20 persen. Sedangkan sisanya menumpuk di gudang karena tidak ada permintaan beli dari para buyer luar negeri.

“Jumlah kopi di gudang tidak bisa terdata, karena berada di tangan petani dan pedagang lokal. Ya, ada yang memprediksi 15 ribu ton,” ucapnya.

Namun, lanjut dia, kondisi ini menyebabkan petani maupun pedagang lokal banyak yang menahan kopi. Mereka akan menjual ketika harga kopi kembali tinggi.

“Permintaan kopi hijau asalan dari luar negeri sekarang memang murah, empat Dolar AS, biasanya enam Dolar AS per kilogram. Maka, mereka lebih baik menahan dulu (tidak menjual),” tukasnya. (mh/kp)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.