Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kostratani Lewat KUR Perkuat Akses Modal Petani

0 4

KARAWANG, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) mendorong peningkatan produktivitas pertanian dengan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pemberian akses modal, didorong SDM andal, dan berkualitas, maka produktivitas pertanian akan berlimpah.

“Pemerintah punya fasilitas yang memudahkan petani, yakni akses permodalan. Slotnya saat ini masih tersedia dalam jumlah besar. Silahkan petani di karawang yang baru menjdi member Kostratani menggunakan KUR,” ujarnya di Jakarta, Rabu (19/8).

Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Kostratani resmi beroperasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (19/8). Aktivasinya dimulai pada dua Balai Pelatihan Pertanian (BPP) di Karawang.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan, petani bisa mengoptimalkan fasilitas KUR yang diberikan pemerintah.

Ads Air Haji

“Sinergi yang strategis akan dibangun Kostratani dan stakeholder pertanian Karawang, khususnya petaninya. Segala bentuk persoalan mereka akan diatasi bersama, termasuk permodalannya. Petani kini bisa leluasa mengakses permodalan melalui KUR. Tapi, yang terpenting produktivitas mereka tinggi,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, sepanjang 2020, pemerintah sedikitnya mengalokasikan anggaran Rp 50 Triliun untuk KUR Pertanian. Anggaran ini diarahkan untuk pengembangan budidaya komoditas pertanian, tanaman hortikultura, dan perkebunan milik petani. Suku bunga yang ditawarkan 6 persen per tahun.

Dijelaskannya, aliran KUR mulai dinikmati manis oleh para petani. Hingga 14 Mei 2020, dana KUR yang cair sudah mencapai sekitar Rp 17 Triliun. Rinciannya, untuk tanaman pangan sebesar Rp5,2 triliun, perkebunan Rp 5 triliun, lalu holtikultura Rp 2,1 triliun, jasa pertanian Rp 275 miliar hingga kombinasi pertanian senilai Rp 941 miliar.

KUR dicairkan melalui beberapa perbankan BUMN, yakni BRI sudah mencairkan KUR sebesar Rp 12,1 triliun, lalu Rp 1,7 triliun diberikan oleh Bank BNI, dan Bank Mandiri sudah mengalirkan KUR sebesar Rp 1,6 Triliun.

Kesempatan yang sama, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, dukungan yang diberikan Kementan khususnya untuk Kabupaten Karawang sangat luar biasa.

“Dukungan ini memberikan efek yang positif bagi pertanian Karawang. Kami berkomitmen untuk mendukung secara penuh penerapan Kostratani di Karawang. Dan, kami berharap adanya peningkatan produktivitas pertanian dan mendapat akses permodalan secara mudah. Dengan begitu, Karawang tetap akan menjadi sentra pangan nasional,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.