Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Kurangi Emisi Gas, RI Dapat Dana Rp1,5 T

0 40

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Indonesia berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca dari kegiatan deforestasi dan degradasi hutan. Atas pencapaian itu Gloval Climate Fund (GCF) mengucurkan dana 103,78 juta Dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 1,5 triliun.

Pembiayaan tersebut melalui skema Result Based Payment (RBP) atau pembayaran berbasis hasil kinerja terhadap program Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation+ (REDD+),

“Ini menjadi bukti komitmen dan kinerja Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim,” ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam video daring, kemarin (27/8).

Siti menyebutkan, data Kementerian LHK, terjadi penurunan angka deforestasi pada periode 2011 sampai 2017 dibandingkan kurun waktu 2003 sampai 2009.

“Penurunan dikarenakan adanya kebijakan penghentian pemberian izin baru pada kawasan hutan primer dan gambut,” katanya.

Ads Air Haji

Lanjut dia, pembiayaan dari GCF akan dikembalikan untuk program-program pemulihan lingkungan, terutama kehutanan dan penanganan deforestasi.

Kesempatan yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) mengapresiasi kinerja Kementerian LHK dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai pendanaan tersebut.

“Khususnya dalam rangka menjaga salah satu yang merupakan sumber emisi karbon, yakni deforestasi dan degradasi,” ujarnya.

Indonesia juga memiliki beberapa fasilitas pendanaan iklim REDD+ lainnya. Di antaranya kerjasama dengan Norwegia yang sudah diimplementasikan dalam Letter of Intent (LoI) mengenai kerjasama dalam pengurangan emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan.

Lalu, kerjasama dengan Bank Dunia melalui Forest Carbon Partnership Facility (FCPF). Kemudian, pendanaan lainnya bersumber dari Bio Carbon Fund yang merupakan fasilitas multilateral. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.