Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Mamuju Ekspor 8 Ribu Ton Cangkang Sawit ke Thailand

0 12

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat kembali melakukan ekspor cangkang sawit (palm kernel shell) sebanyak 8.000 ton ke Thailand.

Sebagai media pembawa yang rawan dihinggapi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), cangkang sawit tersebut wajib dikenakan tindakan karantina oleh pejabat karantina pertanian setempat. Tindakan karantina dimulai dari pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik, perlakuan fumigasi, hingga akhirnya diterbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan (Phytosanitary Certificate).

Fumigasi itu sendiri bertujuan untuk menyucihamakan atau membebaskan media pembawa dari OPT yang dipersyaratkan agar tidak ikut terbawa ke negara tujuan dan dapat menurunkan kualitas produk. Fumigasi dilakukan oleh pihak ketiga di bawah pengawasan Pejabat Karantina Pertanian Mamuju.

Ads Air Haji

Pejabat karantina pertanian Junarli Sali, yang turut melakukan pengawasan fumigasi menerangkan bahwa bahan yang fumigan digunakan yaitu fosfin dalam bentuk saset, dengan dosis dua gram per m3.

“Kegiatan fumigasi dilakukan pukul dua dini hari, terapi karena kondisi tiba-tiba kurang bershabat jadi fumigasi ditunda hingga matahari terbit,” katanya dalam keterangannya, pekan ini.

“Sesuai standar, fumigasi harus terlindung dari angin kencang dan hujan serta harus dibuat kedap untuk mempertahankan konsentrasi fumigan selama masa perlakuan,” ujarnya lagi. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.