Portal Berita Online

Mentan Minta Produksi Jagung di Blitar Hingga 9 Ton per Hektar

0 16

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta petani di Kabupaten Blitar, untuk meningkatkan produktivitas tanaman jagung. Bersama Bupati Blitar Rijanto, Mentan SYL melakukan tanam jagung di Desa Maliran Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Kamis (13/8).

“Kita harus pastikan produksi jagung cukup sesuai kebutuhan bulanan. Luas tanam kita tingkatkan, tapi produktivitas juga harus bagus,” ujar Syahrul dalam keterangannya, Kamis (13/8).

Perlu diketahui, rata-rata produktivitas jagung lokal saat ini sekitar 6,4 ton per hektar (ha), targetnya produktivitas dapat naik menjadi 8 sampai 9 ton per ha. Saat ini, beberapa sentra sudah bisa mencapai target produktivitas tersebut.

SYL mengingatkan kondisi Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi pertanian untuk tetap bergerak maju, memastikan kebutuhan pangan bagi 267 juta jiwa. Sektor pertanian terus didorong menjadi penopang utama pertumbuhan perekonomian nasional.

“Ini bukan krisis biasa tapi multidimensi, sektor pertanian menjadi penopang utama yang menggerakkan perekonomian, jadi jangannbiasa-biasa saja harus usaha ekstra keras,” tegasnya.

Rijanto mengatakan tengah melakukan upaya modernisasi di sektor pertanian. Upaya ini untuk mewujudkan Kabupaten Blitar swasembada pangan sehingga sejumlah alat mesin pertanian dari Kementan diserahkan kepada para petani.

Adapun bantuan dari Kementan berupa, alat mesin pertanian seperti Combine Harvest Besar Multiguna, Combine Harvest Sedang, Corn ShelIer, Corn Sheller Mobile, Power Thresher, Multiguna Mobile Handtraktror, Traktor Roda 4, Rice Transplanter, Motor Roda 3, Handsprayer dan beberapa bibit tanaman hortikultura seperti padi, dan jagung.

Tahun ini, alokasi anggaran APBN untuk sektor pertanian di Kabupaten Blitar senilai Rp 16,2 miliar dan Rp 288 Mmliar untuk Provinsi Jawa Timur.

“Penyaluran bantuan ini bentuk kepedulian pemerintah daerah, untuk transformasi teknologi pertanian menuju arah yang lebih baik. Tak hanya alat pertanian modern, kepedulian pemerintah daerah juga diwujudkan pada penyaluran bibit pertanian yang unggul,” katanya.

“Pembangunan jalan usaha tani, dan irigasi, semua demi memajukan sistem pertanian dan menuju Kabupaten Blitar yang berswasembada pangan untuk meningkatkan taraf hidup para petani,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menambahkan dengan pemasaran yang baik yakni baik di dalam maupun di luar negeri, serta selalu tersedianya bahan baku jagung untuk industri pengolahannya, akan memberikan value yang sangat besar bagi kesejahteraan petani.

“Tanam kita hari ini harapannya sebagai salah satu upaya mendorong percepatan swasembada jagung. Bersinergilah semua komponen di dalamnya, petani, penyuluh, dinas pertanian untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.