Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Mentan SYL Imbau Petani NTB Ikut Asuransi

0 9

NTB, KABARPANGAN.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak petani Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk ikut asuransi. Sebab asuransi sangat bermanfaat bagi petani untuk menghindari kerugian akibat gagal panen.

Sejauh ini, program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang diluncurkan Kementerian Pertanian (Kementan) bersama PT Jasindo semakin diminati di NTB.

“Potensi lahan pertanian di NTB sangat luas. Itu juga yang membuat NTB menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Karena itu, kita ingin petani di NTB menjaga dengan baik lahannya, jangan sampai gagal panen. Dalam salah satu solusi yang bisa mereka tempuh adalah dengan mengikuti asuransi pertanian,” ujar Mentan SYL, Sabtu (12/9).

Ads Air Haji

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, petani tidak boleh gagal panen, sehingga harus harus ikut asuransi agar tidak merugi ketika gagal panen.

“Asuransi adalah salah satu komponen dalam mitigasi bencana. Dengan asuransi petani tidak akan merugi. Lahan yang gagal panen akibat serangan hama, cuaca ekstrim, atau bencana alam, akan langsung di cover asuransi,” ujarnya.

Branch Manager Jasindo NTB, Erwin A Sasangko mengungkapkan, jumlah lahan pertanian yang diasuransikan di NTB masih tergolong kecil. Pihaknya mencatat, saat ini Jasindo mengcover risiko gagal panen padi seluas 40-an ribu hektar di NTB dan 15 ribu hektar jagung.

Demikian juga peternakan, Jasindo memberikan perlindungan dari kematian, pencurian kepada 2.500 ekor sapi. Masing-masing premi disebutkan, untuk padi preminya sebesar 180 ribu per hektare. Petani membayar hanya 20 persen, 80 persen ditanggung pemerintah. (mh/kp)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.