Portal Berita Online

Mentan SYL Tinjau Kawasan Food Estate Humbang Hasundutan

0 8

DOLOK SANGGUL, KABARPANGAN.ID – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara dalam rangka meninjau kawasan lahan pengembangan lumbung pangan (Food Estate). Turut hadir mendampingi, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah dan Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor.

Mentan SYL mengatakan pengecekan progres kawasan pengembangan Food Estate hortikultura dilakukan sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Kabupaten Humbahas sebagai salah satu percontohan pengembangan Food Estate berbasis hortikultura.

“Food Estate ini adalah program yang diminta oleh bapak presiden untuk bisa dioptimalkan lahan-lahan yang berpotensi sehingga meningkatkan nilai komoditi pertanian yang tentu harga jualnya bisa lebih mahal,” ujarnya saat meninjau lokasi Food Estate di desa Ria-Ria Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, Sumut, Jumat (11/9).

Ia menambahkan, pengembangan kawasan Food Estate hortikultura menjadi salah satu program super prioritas Kementan pada tahun ini. Komoditas utama yang dikembangkan meliputi kentang sebagai bahan baku industri, bawang merah dan bawang putih.

“Humbang dan beberapa daerah disekitarnya menjadi bagian dari program khusus pertanian super prioritas yang berkait dengan Food Estate dan di Kabupaten Humbahas ini akan ada tiga komoditi yang akan kita coba,” ungkapnya.

Mentan Syahrul juga mendorong pembangunan korporasi pertanian di lokasi pengembangan Food Estate mulai dari hulu hingga hilir. Proyek ini akan menggarap sekitar 30.000 hektar lahan untuk dikelola hingga tiga tahun ke depan. Namun untuk tahun ini pengerjaan dimulai dari klaster terpadu seluas 1.000 hektar sebagai percontohan nasional.

“Kita akan kembangkan lahan Food Estate di lokasi seluas 30 ribu hektar. Tapi untuk uji coba di 2020 ini ada kurang lebih 1.000 hektar untuk kita coba. Tentunya keterlibatan petani setempat harus ada,” terang Syahrul.

Wagub Sumut, Musa Rajekshah mengatakan, lahan yang akan digarap untuk pengembangan Food Estate merupakan lahan yang subur. Ke depan lahan tersebut sudah bisa dikelola secara terbuka untuk kepentingan masyarakat untuk kepentingan negara.

“Kami dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat mendukung dan juga kami siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami dari Provinsi Sumatera Utara,” tuturnya.

Senada, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengatakan bahwa pengembangan kawasan Food Estate di Kabupaten Humbahas menjadi sebuah peluang besar bagi masyarakat khususnya petani untuk meningkatkan perekonomian setempat.

“Bagi kami memang ini peluang yang sangat luar biasa, bahwa Humbang menjadi bagian dari Food Estate khusus hortikultura. Ini anugerah yang luar biasa bagi masyarakat Humbang Hasundutan,” pungkasnya.

Pengembangan Food Estate di lahan upland Humbang Hasundutan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan agroekosistem di daerah lain di antaranya ketersediaan lahan sangat luas, curah hujan tinggi sebagai salah satu sumber penyediaan air, agroklimat sesuai untuk budidaya hortikultura, potensi pengembangan agroekowisata serta dapat disinergikan dengan upaya konservasi lingkungan. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.