Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Meraup Cuan, Milenial Hingga Selebritis Terjun Bisnis Pertanian

0 7

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Di tengah ekonomi anjlok, sektor pertanian tengah menjadi perbincangan luas. Ini karena, kinerja sektor lain pada negatif, namun pertanian malah meningkat. Peluang ini dibaca kaum milenial dan selebritis untuk terjun dalam bisnis pertanian.

Vicky Shu, salah satu penyanyi papan atas yang membaca peluang sektor pertanian yang sangat menjanjika tidak dibiarkan begitu saja dalam pikiran. Pelantun ‘Kenangan Terindah’ itu kemudian merealisasikan pikirannya dengan tindakan berbisnis bahan pangan melalui Toko Tani.

“Ya saya mengambil beras dan produksi pertanian lainnya dari petani langsung, yang kemudian dijual ke masyarakat,” ujarnya saat menjadi bintang tamu acara Tik-Tak (Tani Inspiratif Kekinian Talkshow), di Jakarta, Jumat (4/9).

Ibu satu anak ini mengklaim, dalam bisnisnya ini tidak mengutamakan untuk mencari keuntungan. Tujuan yang paling utama adalah untuk membantu masyarakat agar mendapatkan harga pangan yang terjangkau dan tentu saja lebih fresh, dan sehat.

“Konsepnya semi amal karena gimana mendekatkan komoditas petani ke masyarakat dengan harga terjangkau. Bahkan sebisa mungkin di bawah harga pasar,” katanya.

Owner platrform digital, SayuranPagi.com Safari menyampaikan, bahwa warung onlinenya menyediakan kebutuhan hidup masyarakat yang lebih sehat. Ini sejalan dengan tren masyarakat menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami menyediakan sayuran yang ditanam sendiri dengan menggunakan metode hidroponik yang terbukti lebih bersih dan sehat jika dibandingkan dengan sayuran yang ditanam dengan cara konvensional,” ujarnya.

Ads Air Haji

Selain itu, dia juga menyediakan pelayanan yang memudahkan dengan sistem pre-order. Sehingga dipastikan produknya segar dan sehat.

“Packaging kami juga aman dan higenis sehingga pembeli juga nyaman membeli produk kami,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, profesi petani jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan meraup cuan. Dia mencatat, di saat pandemi ini penjualannya meningkat hingga 50 persen.

“Di saat pandemi, penjualan malah meningkat hingga 50 persen,” ungkapnya. Omzet per bulan, empat sampai lima juta sebulan.

Senada, pengusaha susu sapi murni Ardi menyampaikan, bisnis ternak sapi dan olahan produk sapi yang dijalaninya sejak 2016 terus berkembangkan. Saat ini dia memiliki 80 sapi.

“Tidak sulit dalam pemasarannya, distribusi ke koperasi dan kafe. Banyak permintaan,” katanya.

Kesempatan yang sama. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri mengatakan, tahun ini merupakan momentum tepat untuk mengembalikan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan sumber daya pangan yang ada.

“Pertanian bukan sesuatu yang harus kita anggap remeh. Pertanian penting, pertanian hebat bahkan di tengah pandemi seperti ini omzet pertanian justru meningkat,” tukasnya. (mh/kp)

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.