Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Multiusaha Kehutanan Kunci Genjot Ekspor

0 13

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Pengembangan multiusaha kehutanan memang harus dilakukan, sehingga bisa mengoptimalkan pasar ekspor dan market di internasional.

Hal itu disampaikan oleh dosen IPB University Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Prof Dudung Darusman dalam diskusi digelar oleh Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) IPB University lewat Fahutan Talk Serius untuk mengkritisi isu-isu terkini kehutanan, pada Minggu (2/8).

Dia juga menerangkan, bahwa melalui hasil-hasil riset dan simulasi membuktikan bahwa multiusaha kehutanan memberikan hasil yang lebih tinggi dibanding single product. Ini bercermin dari kekeliruan pengurusan hutan masa lalu yang single product dan big scale.

Ads Air Haji

“Sistem ini juga terbukti berhasil menguasai 80 persen pasar rotan dunia di masa sebelum Orde Baru. Dalam arsitektur ekonomi lokal, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) tetap bisa berperan di bagian atau level yang tinggi (level nasional/internasional),” ujarnya.

Kesempatan yang sama, Pakar Percepatan Multiusaha Kehutanan dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi IPB University, Prof Dr Dodik Ridho Nurrochmat mengatakan, agar hutan tidak terkonversi, maka nilai ekonomi hutan harus lebih tinggi dari nilai kebun atau lainnya.

“Oleh karena itu, penebangan di hutan nantinya harus minimal, tetapi memiliki hasil hutan yang maksimal. Melalui multiusaha kehutanan ini, bidang kehutanan akan lebih siap saat Omnibus Law dirilis,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.