Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Musim Pandemi Covid-19, Kementan Amankan Bahan Pangan Pokok

0 10

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) di tengah pandemi Covid-19 gencar mendorong peningkatan produksi bahan pangan pokok. Karenanya, cadangan pasokan pangan harus tersedia dengan cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

“Suatu negara apabila tidak memiliki cadangan pasokan bahan pangan tentu akan kesulutan. Untuk itu, Kementan terus memacu peningkatan produksi pangan sekaligus melakukan diversifikasi pangan lokal seperti sagu, ubi kayu, jagung, talas, kentang dan pisang,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), dalam keterangannya, pekan ini.

Terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto mengatakan, bahwa sukses peningkatan produksi dan saya saing sebanyak 50 persen ditentukan oleh benih bermutu dan 50 persen oleh sarana budidaya lainnya.

“Tanah yang subur, pupuk seimbang dan air yang cukup akan percuma jika benih yang digunakan bukan benih bermutu. Potensi hasil yang optimal tidak akan tercapai,” katanya.

Ads Air Haji

Dia juga menekankan pentingnya uji DNA untuk mengetahui perbedaan antar varietas secara lebih akurat dengan mengidentifikasi susunan basa DNA (sequens DNA) dari varietas tersebut. Tahun depan, kata dia pemenuhan kebutuhan benih bermutu hortikultura akan disediakan langsung oleh Balai Besar Hortikultura.

“Kita kembalikan fokus desain pengembangan hortikultura sesuai jalurnya. Urusan penyediaan benih tentunya dilakukan oleh Balai Besar Hortikultura (BBH) sesuai kebutuhan pengembangan kawasan yang telah ditetapkan calon petani dan calon lokasinya. Demikian pula kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanamannya juga akan mengikuti kawasan,” ucapnya.

Sementara Kepala BBH Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Gafar, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung desain pengembangan hortikultura tersebut.

“Tugas pokok dan fungsi balai benih hortikultura adalah menyelenggarakan tugas teknis di bidang produksi benih tanaman hortikultura. Kami siap melakukan perbanyakan benih memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Hingga semester 2 tahun 2020 ini, Balai Besar Tanaman Hortikultura Propinsi Sulawesi Selatan tercatat telah memproduksi 320.000 batang bibit tanaman buah, yakni rambutan, kelengkeng, jeruk, durian, pisang, mangga dan manggis, 10.000 stek krisan, 80.000 knol kentang dan 200 kg benih bawang merah. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.