Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Narji Cagur Gagas Kelompok Tani Tangerang

0 10

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Sektor pertanian di tengah pandemi Covid-19 tidak berpengaruh. Justru menguat dibandingkan sektor lain. Karenanya, sektor ini mulai dilirik banyak orang, termasuk komedian Narji Cagur.

Peluang besar di sektor pertani, membuat Narji Cagur menggagas Kelompok Tani Sengketa di Kota Tangerang. Narji melihat lahan tersebut bisa menjadi produktif, sehingga dirinya dan masyarakat setempat mendapatkan penghasilan tambahan.

“Berawal dari sempitnya lahan di Tangerang Selatan, saya mengajar warga untuk memanfaatkan lahan yang bersengketa untuk ditanami berbagai macam tanaman. Alhamdulillah hasilnya sangat luar biasa,” kata Narji, Selasa (15/9).

Ungkap Narji, saat ini masyarakat di daerahnya bisa meraup untung hingga Rp 2 juta dari hasil panennya. Tanaman yang ditanampun beragam, mulai dari singkong, umbi-umbian, tanaman hias, dan berbagai macam sayuran lainnya.

Selain itu, Narji juga menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi publik di bidang pertanian. Menurutnya, dengan semakin terbukanya informasi terkait pertanian, masyarakat di desa bisa menyerap informasi dengan cepat dan akurat.

Ads Air Haji

“Sebelumnya saya mendapat pengetahui pertanian hanya melalui kelompok-kelompok tani saja, tetapi sekarang melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bisa dengan mudah mengakses informasi terkait pertanian, dan ini sangat membantu sekali,” ujarnya.

Untuk itu, Narji berharap pemerintah semakin membuka akses keterbukaan informasi, khususnya dunia pertanian.

“Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui informasi seputar pertanian, sehingga mereka tertarik terjun langsung bercocok tanam,” tukasnya.

Pentingnya pemanfaatan pekarangan ditegaskan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (SYL) Dalam berbagai kesempatan, Mentan SYL mengingatkan pandemi bisa menimbulkan ancaman krisis pangan. Untuk itu, dia mendorong masyarakat agar berupaya memenuhi kebutuhan pangan dan gizi rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan.

Hal senada diungkapkan Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi keluarga, dapat mengurangi pengeluaran, bahkan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

“Masyarakat bisa mengoptimalkan perkarangan pangan mereka dengan menanam berbagai jenis tanaman sayuran. Kemudian, manfaatnya pun banyak karena mereka bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarganya. Jadi, jika semuanya seperti ini maka di Indonesia tidak krisis pangan,” tukas Agung. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.