Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Pasca Gempa 2018, KKP-KADIN Bangkitkan Kembali Ekonomi Wisata Bahari Tasola

0 52

LOMBOK, KABARPANGAN.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) membangkitkan kembali Wisata Bahari ”TASOLA” (Tanah Song Lauk), di Dusun Jengala, Tanah Song Lauk, Kecamatan Jenggala, Lombok Utara, setelah diguncang gempa pada 2018 lalu.

Dukungan KKP sendiri melalui program pengembangan Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari), yang diiniasi masyarakat setempat sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Sementara KADIN dengan bantuan program pemulihan ekonomi telah membangun berbagai sarana dan perbaikan rumah yang dipadukan dengan homestay.

Dengan adanya potensi wisata bahari, dan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara yang mengizinkan tanahnya untuk dibangun, KADIN bersama dengan masyarakat mengembangkan potensi wisata bahari yang dimiliki.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Aryo Hanggono menyampaikan, melalui Program Pengembangan Desa Wisata Bahari, KKP berencana mensupport pengembangan Dewi Bahari yang sudah diinisiasi oleh masyarakat untuk dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Ads Air Haji

“Butuh kerja sama berbagai pihak untuk membangkitkan kembali wisata bahari yang terdampak akibat gempa Lombok, termasuk melibatkan swasta dan perguruan tinggi,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (29/8).

Direktur Jasa Kelautan Miftahul Huda menabahkan, masyarakat Dusun Jenggala yang sebagian besar penduduknya, 80 persen mata pencariannya sebagai nelayan, sangat berharap ada pendapatan lain selain sebagai nelayan di masa paceklik. Menurutnya, dengan melimpahnya produk perikanan, masyarakat berharap adanya olahan hasil ikan dan juga wisata kuliner yang dapat dikembangkan.

“Program Desa Wisata Bahari, yang dikembangkan oleh KKP dilakukan melalui tahap perencanaan di tingkat desa,” ujar Huda.

Menurut dia, banyak potensi yang dapat dikembangkan seperti kuliner dari hasil kebun dan hasil perikanan, potensi wisata bahari pantai, dan banyak hal lain yang bisa digali.

“Melalui perencanaan yang didiskusikan bersama dengan masyarakat, keterlibatan desa, dan stakeholder lainnya, wisata Tasola diharapkan benar-benar menjadi harapan masyarakat desa,” katanya.

Mengawali program Dewi Bahari konsep wisata kuliner akan menjadi bagian dari Perencanaan Pengembangan Dewi Bahari. Pada tahun 2020, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut akan memberikan bantuan fasilitas wisata kuliner, sebagai kelanjutan dari pelatihan kuliner yang telah dilakukan KKP pada tahun sebelumnya dengan melibatkan akademisi dari Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, NTB. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.