Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Peluang Pasar Ekspor Asparagus Terbuka Lebar

0 20

TEMANGGUNG, KABARPANGAN. ID – Tanaman hortikultura asparagus memiliki kandungan gizi yang cukup banyak. Di pelosok dunia, komoditas ini sangat digemari. Karenanya, Kementan Pertanian (Kementan) tengah menggenjot produksi tanaman ini.

Dalam kunjungan kerjanya ke Asosiasi Asparagus Temanggung Farm (ATAF) Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyampaikan potensi pengembangan asparagus sangat besar dan permintaan pasar juga terbuka luas.

Contohnya, di Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, terdapat potensi pengembangan asparagus yang dikelola oleh ATAF yang terletak di Dusun Sobohan, Desa Mangunsari, Kec Ngadirejo, Temanggung, Jateng.

Asparagus kualitas premium, katanya harga jual sekitar Rp80.000 per kilogram (kg), sehingga dalam satu hektar (ha) bisa menghasilkan Rp1,6 miliar per tahun.

“Tidak hanya pasar nasional, pasar Asia masih kekurangan stok dan produksi asparagus dari Indonesia tergolong dalam kualitas tinggi,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (13/8).

Pria yang disapa Anton ini berharap agar asosiasi dapat meningkatkan penampilan dari kemasan produk asparagus untuk meningkatkan nilai tambah produk. Ini sebagaimana arahan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo.

Ads Air Haji

“Bapak menteri pertanian meminta agar kita terus mendorong kualitas komoditas hortikultura,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto menyampaikan, pengembangan asparagus di Temanggung seluas 14 ha dengan produksi rata-rata 15-20 ton per ha.

“Komoditas ini cocok di ketinggian wilayah, kontur tanah dan kemiringan serta serapan cahaya matahari seperti di Temanggung. Asparagus tergolong tanaman super food dengan harga yang terbilang sangat tinggi dibanding produk pertanian lainnya,” ujarnya.

Selain itu, tanaman ini dapat tumbuh dalam waktu 5-10 tahun, bergantung pada perawatan tanaman. “Tanaman ini diambil tunas baru (rebung) untuk diolah menjadi bahan sayur kualitas unggulan,” jelas dia.

Ketua ATAF Basori Supriyanto menambahkan, asparagus merupakan komoditas sayuran level menengah ke atas dalam klasifikasi hasil pertanian.

“Dengan kandungan nilai gizi yang tinggi produk asparagus banyak diminati pasar, bahkan permintaan pasar sering tidak terpenuhi. Kekurangan produk asparagus terjadi karena masih rendahnya produktivitas asparagus itu,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.