Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Pemuda Klaten Sukses Buktikan Jadi Petani Menjanjikan

0 110

Klaten, Kabarpangan.id – Pemuda asal Klaten, Jawa Tengah, Galih Andika Saputra (27), salah satu petani milenial yang sukses menjadi seorang petani. Sebelum menjadi petani, ia bekerja di hotel berbintang di Jakarta, karena adanya pandemi Covid-19, ia beralih menjadi petani.

 “Saya memilih bertanam bawang merah dan alhamdulillah hasilnya lebih menjanjikan. Keuntungan sebagai petani bawang merah varietas Tajuk di lahan seluas 3.600 meter persegi mencapai hingga Rp 127 juta”, ucap Galih.

Musim ini Galih memilih menanam gambas atau oyong disela musim tanam bawang merah karena curah hujan yang terlalu tinggi. Kurun waktu selama 40 hari Galih telah memanen oyong 4 kali dengan harga di tingkat petani Rp. 5.000 – Rp. 5.500 per kg. Harapan Galih panen bisa dilakukan sampai 30 kali dalam sekali musim tanam ini.

Ads Air Haji

Camat Kalikotes, Seniwati juga ikut memanen gambas atau oyong yang dibudidayakan Galih. “Saya berharap petani di Kecamatan Kalikotes bisa maju dan berkembang, tidak ada kata terlambat untuk maju, tidak ada kata terlambat meskipun pandemi tetap terus semangat menanam, berbudidaya apa yang berpotensi di Kalikotes. Hidup Petani Milenial,” ujar Seniwati.

Lili Frischawati Koordinator BPP Kostratani Kalikotes menyampaikan bahwa Gambas atau oyong merupakan tanaman hortikultura yang memiliki niai ekonomi tinggi apalagi di budidayakan petani muda di daerahnya.

“Gambaran Galih yang tekun usaha dan menghasilkan tanpa keluar kampung dan memperoleh untung besar bisa menjadi pahlawan/wirausaha muda di Klaten. Sebab bertani khusunya di bidang hortikultura membutuhkan modal besar dan juga teknologi lebih intensif. Dan Galih Andika Saputra bisa membuktikan kesuksesannya,” kata Lili.

Selaras dengan arahan Menteri Pertanian, Kepala badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedy Nursyamsi mengatakan, pentingnya mengoptimalkan fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melalui Konstratani. “ BPP berfungsi pusat pembelajaran untuk penyuluh dan petani, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan. Dan tentunya menjadi center of excelent semua aktivitas pertanian,” pungkas Dedi. (jj)

Leave A Reply

Your email address will not be published.