Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Penggunaan Pupuk Organik: Berdampak Positif Pertanian Jangka Panjang

0 9

JAKARTA, KABARPANGAN – Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Harapan Makmur Desa Jumo Kabupaten Grbobogan, Jawa Tengah, mendapat pelatihan dalam membuat pupuk organik.

Melalui pelatihan dengan praktik langsung itu diharapkan petani di wilayah setempat nantinya bisa mandiri dalam dalam membuat pupuk organik sehingga berdampak positif, baik hasil produksinya maupun tingkat kesuburan tanahnya.

Kegiatan ini sejalan dengan seruan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bahwa petani dianjurkan senantias secara mandiri dalam input produksinya, seperti pupuk organik padat, pupuk organik cair dan pestisida nabati.

“Sebab, hal ini akan berdampak positif bagi pertanian organik dalam jangka waktu yang sangat panjang, sehingga menguntungkan petani,” ujar Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi dalam keterangannya, Senin (27/7).

Ads Air Haji

Dia mengatakan, pertanian organik memiliki berbagai pilar, yaitu lingkungan, sosial termasuk didalamnya masalah kesehatan dan ekonomi.

“Iya, lingkungan menjadi alasan utama dalam bertani organik, karena bertani organik dianggap bertani yang ramah lingkungan sebab menggunakan bahan-bahan alami dan tidak menggunakan bahan kimia sintetis, khususnya pupuk dan pestisida, sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan,” jelasnya.

Untuk pelatihan kali ini, petani Grobogan mendapatkan materi pupuk POC. Puput tersebut untuk pertumbuhan generatif tanaman, merangsang pertumbuhan bunga dan buah-buahan. Serta meningkatkan kualitas dan kuantitas panen.

Adapun bahan yang dibutuhkan didalam pembuatan POC adalah krokot merah, air kelapa, air cucian beras, tape singkong atau tape ketan, nanas, gula atau tetes tebu dan air rumen.

Cara pembuatan, mencacah batang krokot merah beserta tanah yang menempel, haluskan nanas kemudian masukkan semua ke dalam drum setelah dilakukan fermentasi kurang lebih 20-30 hari lalu peras dan saring serta diambil cairannya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.