Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Perlu Ada Klasterisasi Komoditas Pertanian

0 20

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Komoditas pertanian masih belum digarap secara optimal dari sisi pangsa pasar. Sebab saat ini budidaya tanaman masih terpencar. Oleh karena itu, ekonom menyarankan perlu adanya klasterisasi komoditas pertanian.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Rusli Abdullah mengatakan, dengan dibentuknya klasterisasi komoditas pertanian, skala ekonomi menjadi besar. Selain itu, akan terjadi kestabilan pasokan untuk memenuhi permintaan dari negara lain.

“Klasterisasi komoditas ini harus berkelanjutan, tidak hanya 1-2 tahun. Dalam hal ini, harus dibantu pemerintah daerah dan pendampingan langsung dari Kementerian Pertanian (Kementan),” katanya, pekan ini.

Ads Air Haji

Dia mencontohkan, komoditas gula aren memiliki permintaan pasar global yang terbilang tinggi. Namun, petani di Indonesia masih terpencar dan dalam skala ekonomi yang kecil.

Menurutnya, kondisi ini akan menghambat produk pertanian Indonesia di pasar global. Maka, dia menegaskan, secepatnya perlu adanya klasterisasi komoditas pertanian.

“Jadi pemerintah harus mulai ke arah sana, dikawal kencang. Nanti setelah terbentuk, didorong produk turunan agar memiliki nilai tambah,” tukasnya.

Diketahui, ekspor pertanian menempati posisi tertinggi dalam neraca perdagangan sepanjang Juli 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pertanian mencapai USD 350 juta. Angka tersebut meningkat 24,10 persen dari bulan Juni 2020 yang sebesar USD280 juta. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.