Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Permintaan Ekspor Tinggi, Tantangan Kementan Tingkatkan Produksi Pisang

0 26

JAKARTA – Komoditas tanaman hortikultura, seperti pisang dari Indonesia banyak permintaan dari beberapa negara di dunia. Karenanya, ini menjadi tantangan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bagaimana meningkatkan produksi pisang demi memenuhi permintaan tersebut.

Buah pisang dikenal sebagai buah yang lezat dan berkhasiat bagi kesehatan, mudah didapat dan harganya terjangkau.

“Sesuai arahan Menteri Pertanian, Sahrul Yasin Limpo dalam situasi pandemi Covid-19 ini jangan sampai pangan menjadi suatu masalah. Jika terjadi pasti akan menimbulkan suatu permasalahan social berkepanjangan,” kata Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto dalam video daring, Kamis (23/7).

Pria yang akrab disapa Anton itu mengungkapkan, buah pisang sangat digemari beberapa negara lantaran selain lezat juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Ads Air Haji

“Permintaan ekspor pisang saat ini masih banyak, akan tetapi ketersediaannya belum tercukupi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri. Bahkan untuk permintaan dalam negeri juga masih banyak, terutama sebagai bahan diversifikasi pangan,” ujarnya.

Banyak negara di Amerika Latin menjadikan pisang sebagai teman makan steak. Kalau di Indonesia sendiri, di Sulawesi Selatan, bukan hal yang aneh pisang menjadi menu pokok.

Kesempatan yang sama, Direktur Buah dan Florikultura Liferdi Lukman menyatakan bahwa komoditas hortikultura seperti buah-buahan, sayuran, tanaman obat dan florikultura terus didorong.

“Ekspor 2019 menunjukkan pisang sebagai komoditas nomor tiga terbesar setelah manggis dan nanas. Perkembangan ekspor terbesar pada 2017 yakni hingga 7 juta ton,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.