Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Permintaan Pasar Dunia Tinggi, Kementan Dorong Petani Tingkatkan Produksi Jamur

0 8

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Permintaan jamur di dunia mengalami peningkatan. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani jamur untuk meningkatkan produksinya.

Jamur adalah salah satu komoditas hortikultura yang mengandung protein baik. USDA merilis dalam setiap 100 gram jamur terdapat 3,1 gram protein. Selain itu, lezat dan bisa meredakan kanker, pencegah HIV dan sederet manfaat penangkal penyakit lainnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan, Retno Sri Hartati Mulyandari mengatakan, peluang pasar internasional jamur terbilang luas.

“Potensi pasar luar negeri yang konsumsi jamurnya tinggi antara lain Perancis, Jerman, Rusia, Amerika Serikat, Timur Tengah, Korea, Cina dan Jepang,” ujarnya dalam keterangannya, kemarin (26/7).

Ads Air Haji

Namun sayangnya, lanjut dia, konsumsi jamur di Indonesia sangat rendah yakni 0,18 kilogram (kg) per kapita per tahun. Dia mencatat, produksi jamur pada 2019 juga tercatat sebanyak 33.163 ton.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan Tommy Nugraha mengakui produksi jamur di Indonesia masih rendah dibanding dengan negara lain. Untuk itu, Kementan bersama pihak terkait untuk lebih gencar lagi melakukan promosi, sosialisasi konsumsi jamur dan bermanfaat bagi hidup.

“Tahun 2007 lalu Indonesia pernah masuk lima besar negara pengekspor. Bahkan selama pandemi ini produsen jamur di Brebes mampu mengekspor 20 kontainer untuk sebulan dengan nilai transaksi sebesar USD 750 ribu,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memberikan tantangan untuk menaikkan ekspor tiga kali lipat komoditas pertanian (GraTiEks), termasuk jamur.

“Kementerian Pertanian juga mengajak kepada ibu-ibu di seluruh Tanah Air untuk sama-sama mengembangkan jamur karena nilai jamur itu makin lama makin tinggi,” ujarnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.