Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Persyaratan Ekspor Produk Pertanian Sulut ke Tujuh Negara Sudah Terpenuhi

0 15

MANADO, KABARPANGAN.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa persyaratan ekspor produk komoditas pertanian dari Sulawesi Utara ke tujuh negara telah terpenuhi. Ke tujuh negara tersebut adalah Jerman, Cina, India, Singapura, Vietnam, Jepang dan Turki.

Hal itu disampaikan Mentan SYL saat melepas ekspor komoditas pertanian yakni rempah pala biji, cengkeh, kelapa parut, minyak kelapa, santan kelapa dan bunga pala sebanyak 3.766 ton ke tujuh negara tersebut.

“Semua komoditas ini telah melewati serangkaian tindakan karantina pertanian untuk memenuhi persyaratan negara tujuan,” ujarnya saat melepas ekspor sekaligus inspeksi dan penyerahan sertifikat kesehatan karantina pertanian di Komplek Kantor Badan Penelitian Tanaman Palma (BALITPALMA), Minahasa Utara, Minggu (30/8).

Ads Air Haji

SYL mengungkapkan komoditas unggulan ekspor asal Sulut senilai Rp 62,1 milyar ini telah dipastikan sehat dan aman. Sekaligus pula memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari (SPS Measures) sesuai aturan dari tujuh negara tujuan tersebut.

“Oleh karenanya pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari atau SPS Measure pada produk pertanian yang diperdagangkan menjadi sangat penting. Barantan selaku otoritas karantina memiliki peran strategis untuk menjamin kesehatan dan keamanan produk pertanian tanah air mampu bersaing,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mentan SYL menyebutkan selain protokol, Barantan juga mendorong proses integrasi layanan digital berupa layanan sertifikat digital atau e-Cert ke berbagai negara. Sertifkat dikirim secara elektronik dahulu, setelah disetujui barang dikirim sehingga pasti diterimanya tidak ada lagi penolakan atau re-ekspor.

“Saat ini baru empat negara, Australia, New Zealand, Vietnam dan Belanda. Saya minta kalau bisa seluruh negara, ini targetnya,” pungkasnya. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.