Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Petani Enggan Tanam Cabai

0 33

Jakarta, Kabarpangan.id – Harga cabai rawit merah di Jakarta saat ini mencapai Rp 85.000- 90.000 per kilogram (kg). Angka itu masih terbilang tinggi.

“Makin tinggi. Khususnya cabai rawit merah sempat Rp 80.000, sekarang Rp 85.000 sampai dengan Rp 90.000,” kata Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri Jumat (29/1/2021).

Sebelumnya Abdullah mengatakan cabai rawit merah merupakan cabai yang naiknya di luar dugaan, bahkan pernah tembus di angka Rp 100 ribu per kilogram, namun kini ada yang menjual di angka Rp 85.000-Rp90.000.

“Ada juga yang menjual dengan cara dioplos, dicampur dengan cabai rawit hijau. Itu adalah cara-cara yang dilakukan pedagang dalam rangka untuk menyuguhkan agar harganya tetap terkendali,” jelasnya.

Ads Air Haji

Lebih lanjut Abdullah menjelaskan alasan harga cabai rawit merah tinggi dikarenakan pasokannya minim. Di mana para petani tidak memproduksi atau tidak menanam cabai rawit merah. Ini kasusnya terjadi pada saat periode panen raya kemarin, lantaran tidak terserap dengan baik dan harganya drop.

“Sehingga petani tidak produksi lagi. Efek apa? ya banyak faktor salah satunya yaitu musim hujan terus, takut gagal panen, daya beli masyarakat menurun,” ujarnya.

Abdullah menegaskan banyak faktor-faktor yang memengaruhi harga cabai rawit merah mahal. Namun sebenarnya faktor utamanya adalah daya beli masyarakat menurun dan permintaan rendah.

“Walaupun produksinya kecil tapi permintaan rendah dan harganya tinggi tuh sebenarnya yang harus di antisipasi,” pungkasnya. (jj)

Leave A Reply

Your email address will not be published.