Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Petani Milenial Kreatif Asal Binuang Panen Kacang Tanah

0 17

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Edi Prayitno, petani milenial kreatif yang tergabung dalam Kelompok Tani (POKTAN) Maju Bersama Desa Serawi Tengah, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan melakukan panen kacang tanah dari berbagai macam jenis tanaman dan sayuran yang ditanam.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) Binuang, Rahma Maulida mengatakan, banyak ragam sayuran yang di tanam seperti jagung, kacang tanah, bawang merah, dan kali ini yang di panen adalah kacang tanah.

“Hasil panen ini, kemudian dijual kepada warga sekitar, dan ada juga yang dijual ke pasar tradisional setempat, banyaknya hasil panen yang didapat membuat kami merasa bangga”, ujar Rahma dalam keterangannya, Rabu (30/9).

Mereka dinilai memiliki semangat dan kemandirian yang sangat baik dalam bercocok tanam.

“Kami selaku PPL selalu mendorong dan menghimbau warga untuk selalu melakukan kegiatan pertanian, karena ini merupakan salah satu sektor yang penting di saat pandemi Covid-19 saat ini,” ucapnya.

Ads Air Haji

Rahma menambahkan, bahwa dengan memakan makanan yang banyak mengandung protein dan anti oksidan seperti sayur, buah dan yang lainnya akan bisa melawan radikal bebas yang ada di dalam tubuh.

“Selain itu, untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh diperlukan asupan gizi yang mencukupi. Banyak sumber makanan seperti sayuran yang dapat menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh seperti sawi, kangkung dan juga cabai,” terang Rahma

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi tak hentinya memberikan motivasi kepada para petani milenial.

“Dalam masa Covid-19 ini, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha pertanian milenial khususnya di bidang produksi on farm,” katanya.

Dedi menyebutkan, data yang ada saat ini terdapat 33,4 juta petani di Indonesia, hanya 9 persen atau 2,5 juta yang berusia muda. Sementara itu, sebanyak 91 persen didominasi oleh petani berusia tua. Sudah saatnya tongkat estafet pembangunan pertanian diambil alih oleh generasi milennial.

“Salah satunya melalui peran penting Kostratani yaitu menumbuhkan petani pengusaha milenial. Caranya, dengan peningkatan kapasitas pemuda perdesaan di bidang pertanian, juga pengembangan wirausahawan muda perdesaan. Selain itu, Kementan juga memfasilitasi akses permodalan,” pugkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.