Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Petani Purworejo Kendalikan Hama Wereng

0 8

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Petani Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, melakukan pengendalian massal hama wereng. Pasalnya, di wilayah ini tengah melakukan gerakan percepatan tanam ketiga tahun ini.

Desa ini memiliki luas lahan sawah seluas 65 hektar dan potensi airnya yang berlimpah. Di wilayah ini, kondisi lahan tidak pernah berhenti ditanami padi, sehingga menyebabkan siklus hama tidak pernah terputus.

Hama wereng pada tanaman padi terdapat empat jenis, yaitu wereng coklat, wereng punggung putih, wereng hijau, dan wereng loreng.

Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Pengendali Hama Terpadu (PHT) Sutomo Kecamatan Ngombol mengatakan, saat teserang umur tanaman padi bervariasi antara 10-25 HST dengan luas hamparan yang terserang 10 ha.

Kemudian, Sutomo memberikan rekomendasi kepada kelompok tani untuk membasmi hama bisa dilakukan di antaranya pengaturan pola tanam dan penanaman serempak, pergiliran tanaman, menanam varietas tahan wereng secara bergiliran, dan eradikasi tanaman terserang.

Ads Air Haji

“Juga perlu dilakukan pengamatan secara intensif karena padi yang terserang masih dalam masa pertumbuhan vegetatif,” ujarnya, Kamis (10/9).

Ia juga menambahkan, untuk pengendalian hayati, bisa dibantu oleh musuh alami yaitu Laba-laba predator Lycosa pseudua anhsata.

“Predator lainnya adalah kepik Microvalia douglasi dan Cyrtorhinus lividipennis, kumbang Paederus Puscipues, Ophionea nignufasciata dan Synarmonia actoma culata. Selain itu juga terdapat parasit telur Anagnus sp, Gona tocerus sp, dan Oligosita sp, serta jamur patogen Hirsutecla citrifornis,” ucapnya.

Sedangkan lanjut dia, untuk pengendalian kimiawi, dilakukan apabila cara cara lain tidak mungkin lagi dan populasi wereng sudah berada diatas ambang ekonomi.

“Ambang ekonomi yang telah ditetapkan adalah rata-rata lima ekor per rumpun untuk tanaman padi berumur kurang dari 40 hari atau rata-rata 20 ekor per rumpun untuk tanaman padi berumur lebih dari 40 hari setelah tanam. Penggunaan insektisida diusahakan sedemikian rupa agar efektif, efisien dan aman bagi lingkungan,” tukasnya. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.