Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Petani Sawit Desak Jokowi Tuntaskan Masalah STDB

0 27

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Petani rakyat kelapa sawit mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan sejumlah persoalan sawit di Tanah Air. Di mana, sampai saat ini kehidupan petani sawit belum sejahtera.

Diskusi secara daring bertajuk ”Sawit Untung Petani Buntung” di Jakarta, Kamis (24/9), beberapa petani sawit menyampaikan keluhan seputar sawit.

Salah satunya, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Yusro Fadly mengemukakan beberapa masalah di wilayahnya.

“Permasalahan petani sawit di Rokan Hulu, masalahnya klasik, kesejahteraan petani. Yakni, rantai pasok yang panjang, mengakibatkan harga turun drastis. Perlu penetapan harga yang tegas,” ujar Yusro.

Masalah selanjutnya adalah legalitas lahan. Di mana wilayahnya terdapat sejumlah petani yang memegang sertifikat, namun lahannya justru diklaim berada dalam kawasan.

Keluhan serupa juga dilontarkan petani sawit dari Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur, Kanisius Tereng.

Ads Air Haji

“Masih banyak lahan yang perlu dioptimalkan untuk petani swadaya.Luas lahan yg dimiliki petani tidak mencerminkan perbaikan petani,” kata dia.

Selain lahan, petani setempat juga tidak berdaya menghadapi fluktuasi harga panen sawit. Secara keseluruhan, selama tiga tahun terakhir petani mengalami kemerosotan harga, yang berdampak kepada penghasilan.

“Saat ini, penghasilan petani sangat memprihatinkan,” ujar dia.

Guna mengatasi persoalan harga, menurut Kanisius, diperlukan intervensi dari pemerintah. Apalagi, sampai saat ini harga yang ditetapkan pemerintah tidak dilaksanakan oleh pihak perusahaan.

Masalah selanjutnya yang masih menghantui petani sawit di Kabupaten Pasir adalah proses penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB). Sampai saat ini, petani belum mendapat surat tersebut, dengan alasan masih diproses.

“Minta tolong disampaikan kepada presiden. Selama ini, STDB, biaya pengurusannya oleh petani sendiri, ” tukasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.