Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Petani Siak Puas di Tengah Covid-19 Hasil Panen Naik

0 8

SIAK, KABARPANGAN.ID – Para petani di Kampung Laksamana, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau, mengaku cukup puas dengan hasil panen padi perdana tahun ini. Dibandingkan tahun lalu, panen di tengah pandemi Covid-19 malah meningkat.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Siak, Arisman mengatakan, hasil panen padi di kampung itu tahun ini tidak berpengaruh dengan adanya wabah virus Covid-19.

Terbukti, panen perdana tahun ini bisa menghasilkan 6-8 ton gabah kering per hektarnya. Sedangkan tahun lalu, hanya di angka 5,5 ton.

“Kalau dipikir-pikir memang tidak berpengaruh. Ini dilihat dari hasilnya yang naik signifikan,” kata Arisman, dalam keterangannya, Senin (27/7).

Hasil yang cukup memuaskan ini kata Arisman tidak terlepas karena cuaca yang mendukung. Total luas persawahan yang di panen di sini 208 hektar (ha).

“Petani di sini semua menerapkan IP 200, dan menggunakan varietas inpari 42,” ujarnya.

Ads Air Haji

Terpisah, Bupati Siak Alfedri mengapresiasi warga Kampung Laksamana yang mulai alih fungsi lahan sawit ke padi. Sebab, pada panen perdana ini, salah seorang warga kampung itu sebelumnya telah mengubah lahan sawit seluas 7 ha ke persawahan.

“Kalau hasil panennya mencapai 6-8 ton per hektar, uangnya bisa sampai Rp 27 juta sekali tanam. Waktu panennya juga tidak terlalu lama. Tentu untung dibanding tanam sawit,” kata Alfedri.

“Kami apresiasi, tahun ini sudah ada alih fungsi lahan sawit kembali ke padi 7 ha. Lebih banyak hasil padi daripada sawit. Rencana kita akan melakukan penataan dan pengelolaan persawahan yang baik dengan mendorong sistem pengairan dengan pompanisasi dan pipanisasi. Sudah diusulkan lewat APBN mudah-mudahanan bisa diprogramkan untuk tersier sehingga system pengairan lebih baik,” tuturnya.

Sementaa Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menegaskan, sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan terus berkomitmen menyalurkan bantuan untuk budidaya dan penanganan pasca panen.

Suwandi menegaskan Kementan berkomitmen untuk menyediakan pangan 267 juta jiwa rakyat Indonesia secara mandiri.

“Untuk petani Siak supaya bisa lebih semangat berproduksi, Kementerian Pertanian memberikan bantuan berupa bantuan benih padi dan benih jagung, alat alat pasca panen, dan juga berbagai jenis alat pra panen serta permodalan dari Kreidt Usaha Rakyat (KUR) terus ditingkatkan,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.